Ghufroni Terpilih Kembali Ketua MPC Pemuda Pancasila Kendal

0
1114
Untuk kedua kalinya Ghufroni terpilih sebagai Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Kendal untuk periode 2015-2019. Ghufroni terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Cabang (Musycab) V Pemuda Pancasila Kabupaten Kendal yang digelar di Ruang Paripurna DPRD Kendal Minggu (27/12/2015). Dalam proses pemilihan yang berlangsung singkat, dari semua PAC yang hadir, saat dilakukan penjaringan calon ketua melalui kertas suara,  ternyata semuanya menuliskan nama Ghufroni supaya melanjutkan kembali sebagai ketua.  Akhirnya dalam rapat yang dipimpin oleh Bambang Eko dari MPW PP Jateng dibantu Heri Wasito dan M Toha, langsung menetapkan Ghufroni sebagai ketua MPC PP Kab Kendal periode 2015-2019.

Sebagai ketua terpilih, Ghufroni akan melanjutkan program-program periode kemarin. Ghufroni mengatakan, tugas yang pertama akan segera melakukan konsolidasi organisasi. Yang utama adalah menghidupkan 4 PAC yang tidak aktif, yaitu PAC Pegandon, Ringinarum, Sukorejo dan Cepiring. “Keempat PAC itu sudah ada, hanya saja tidak ada pengurusnya. Ini akan segera dihidupkan kembali,”katanya.

“Setelah melengkapi kepengurusan, selanjutnya akan segera mengadakan rapat kerja cabang (Rakercab) dan Musycab I srikandi di bulan Januari atau Februari. Setelah itu, akan mengaktifkan kembali anak cabang itu,”ujarnya.

Tentang kartu anggota atau KTA juga akan segera dilanjutkan, karena masih banyak anggota yang belum memiliki KTA. Sampai saat ini baru ada  502 yang sudah memiliki KTA, termasuk 17 Srikandi. KTA memang masih menjadi pekerjaan, kendalanya karena dibuat melalui pusat, sehingga waktunya cukup lama. Bahkan baru empat PAC yang sudah mengurus KTA, yaitu   Kendal Kota, Brangsong, Kaliwung dan Kaliwungu Selatan. “Supata bisa cepat, kami akan meminta kepada MPW supaya KTA bisa proses secara mandiri,”harapnya.

Demikian pula Ketua MPW PP Jateng Budi Supriyanto, meminta kepada MPC PP Kendal segera melakukan konsolidasi organisasi yangg meliputi konsolidasi struktural. Mulai dari menyelesikan PAC-PAC yang tidak aktif, dan dilanjutkan dengan membentuk semua ranting di tingkat dedan kelurahan.  Juga lembaga-lembaga lain seperti Srikandi, Komando Inti, LPPH, dan Sapma, termasuk registrasi keanggotaan. Sedangkan mengenai program atau kegiatannya, Budi mempersilahkan sepenuhnya kepada MPC sesuai dengan kebutuhan daerah. “Tapi yang utama adalah melestarikan dan mengamalkan Pancasila,”tegasnya. (Ab)