Pegawai K2 Kendal Tuntut jadi PNS atau Gaji Setara UMK

0
205

Pegawai honorer Kategori 2 Pemerintah Kabupaten Kendal meminta agar mendapatkan gaji sesuai UMK. Permintaan ini, jika pemerintah pusat tidak bisa mengangkat menjadi pegawai negeri. Hal ini disampaikan oleh Perkumpulan Pegawai Honorer saat rapat koordinasi persiapan demo ke Istana Presiden Rabu (03/022016) di Pendopo Kabupaten Kendal.  Koordinator aksi demo Sarwoko mengatakan, demo secara nasional ke Istana akan menuntut kepeda pemerintah pusat agar pegawai K2 diangkat menjadi pegawai negeri. Namun jika pusat tetap tidak bisa mengangkat menjadi pegawai negeri, mereka meminta agar bisa digaji sesuai UMK. “Tuntutannya cuma dua, diangkat menjadi PNS atau gajinya setara UMK,”tegasnya.

Menanggapi rencana aksi demo itu, Ketua DPRD Kendal Prapto Utono memberikan support agar tuntutan para pegawai honorer K2 bisa dikabulkan pemerintah. Untuk itu Prapto tidak setuju jika Menpan tidak mau mengangkat pegawai K2 menjadi PNS. Alasannya, pengabdian mereka sudah cukup lama, lebih dari 10 tahun, bahkan ada yang lebih dari 20 tahun. “Masyarakat yang sudah lama mengabdi harus ada perhatian dari pemerintah. Makanya saya mendukung mereka demo karena akan memperjuangkan masyarakat yang sudah lama mengabdi,”katanya.

Namun jika pemerintah pusat tidak bisa memenuhi tuntutannya, maka pihak dewan siap memperjuangkan untuk mendapatkan gaji setara UMK. Prapto mengatakan, usulan itu akan disampaikan saat pembahasan RPJMD nanti. Diharapkan  usulan gaji setara UMK sudah bisa masuk pada anggaran perubahan. “Kami minta, Pemkab segera menghitung besarnya anggaran, kira-kira berapa kebutuhannya,”harapnya.

Demo ke istana itu rencananya akan dilakukan tanggal 11 dan 12 Pebruari 2016. Perwakilan dari Kendal ada sekitar 200 orang yang akan ikut demo ke Istana. Mereka berangkat menggunakan lima bus dengan biaya sendiri dan iuran semua anggota yang tidak bisa ikut ke Jakarta. (Ab)