Awas, Penderita Demam Berdarah di Kendal Meningkat Tajam!

0
396

Satu bulan terakhir ini penderita Demam Berdarah Dongue (DBD) di Kabupaten Kendal meningkat tajam. Seperti di RSI Weleri, jumlah pasien DBD selama bulan Januari hingga awal Februari ini mencapai 84 penderita, satu di antaranya meninggal dunia. Sedangkan di RSUD Kendal ada 14 pasien selama bulan januari 2016 .  “Angka penderita demam berdarah bulan januari mengalami peningkatakan,”kata  dr Alexander Bramukhaer dari RSI Weleri. 

Data tersebut berbeda dengan  data yang ada di Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal (DKK) dalam bulan januari tercatat ada  40 penderita DBD yang tersebar di  seluruh kabupaten, satu di antaranya meninggal dunia, dengan penderita mayoritas anak usia  1- 14 tahun.

Kasi Promosi Kesehatan DKK Kendal, Saeri mengatakan, wilayah yang paling banyak terjangkit DBD  di 7 kecamatan yakni kecamatan Kangkung , Cepiring, Patebon, Weleri, Kaliwungu, Kaliwungu Selatan dan Singorojo. Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir ada peningkatan, yaitu tahun 2013 ada sebanyak 559 kasus dan 9 meninggal dunia, selanjutnya tahun 2014 meningkat jadi 568 kasus dan 6 meninggal dunia. “Sedangkan tahun 2015 lalu naik lagi menjadi 656 kasus dengan 9 orang meninggal dunia,” imbuhnya.