Target Pendapatan Objek Wisata Milik Pemkab Kendal Naik

0
276
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kendal tahun 2016 ini harus bekerja lebih keras lagi. Pasalnya, target untuk pendapatan di bidang Pariwisata milik Pemkab ditingkatkan lagi. Secara keseluruhan pada tahun 2015 kemarin, telah melampui hasil yang ditargetkan. Pada tahun tersebut, dari target pendapatan sebesar Rp1,082 Miliar, ternyata berhasil meraih pendapatan sebesar Rp1,116 Miliar atau sebesar 103,18 persen. Hasil tersebut dicapai dari lima lokasi pariwisata yang ada di Kendal, baik yang dikelola oleh Pemkab secara keseluruhan maupun melalui kerjasama dengan pihak swasta.

Kepala Disbudpar Kabupaten Kendal, Drs Agus Rifa’i MPd, saat ditemui di kantornya, Jumat (12/2/2016), mengatakan, sepertinya keberhasilan tahun 2015 lalu, masih dimungkinkan bisa ditingkatkan, sehingga tahun 2016 ini targetnya dinaikkan menjadi Rp1,085 Miliar. Agus mengaku siap untuk memenuhi target yang dicanangkan tersebut.”Saya kira kenaikan target tersebut masih dalam batas rasionalitas, sehingga kami yakin dapat kembali memenuhi target tersebut,”ucapnya.

Agus mengatakan, dengan dinaikannya target tersebut, pihaknya telah memiliki kiat-kiat untuk mengoptimalkan pendapatan. Hal yang dilakukan adalah meningkatkan etos kerja untuk ke dalam, dan penambahan sarana prasarana objek wisata. Demikian pula untuk tiket masuk, ada pelayanan lebih dengan memberikan diskon 10 persen bagi rombongan minimal 50 orang. “Misalnya untuk wisata Curugsewu, tahun lalu sudah ada penambahan fasilitas gazebo, maka tahun ini ada penambahan koleksi burung, dan kolam ikan terapi,”ujarnya.

Saat ini Disbudpar Kendal masih mengandalkan pemasukan dari tiga objek wisata, yaitu Curugsewu, Pantai Sendang Sikucing dan Kolam Renang Boja. Rincian target pemasukannya yaitu, Curugsewu yang semula Rp 650 juta, naik menjadi Rp 682 juta, kemudian Pantai Sendang Sikucing yang semula Rp 192,079 juta menjadi Rp 201,600 juta, dan Kolam Renang Boja yang semula Rp 150 juta menjadi Rp 156 juta.  Pemkab Kendal juga mengelola objek wisata yang dikelola bersama dengan pihak swasta, yaitu Gonoharjo ditarget Rp 30 Juta dan Goa Kiskendo ditarget Rp15 Juta. “Semua ini dapat dicapai dengan cara memaksimalkan kinerja semua pihak di masing-masing objek wisata. Mereka harus memiliki semangat etos kerja tinggi dan bekerja disiplin, agar semua itu dapat diraih,” harapnya. (Ab)