Awas, Pupuk Abal-abal Beredar di Kendal

0
299
Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kab Kendal, Tardi mengingatkan, agar para petani teliti terhadap beredarnya pupuk abal-abal. Yaitu pupuk yang menyerupai pupuk bermerk, namun kualitasnya jauh dibanding pupuk yang bermerk. Tardi mengatakan, belum lama ini pupuk abal-abal tersebut sudah beredar di wilayah Kab Kendal. “Sudah beredar di Kendal dan Singorojo,”ujarnya.

Menurut Tardi, sebenarnya pupuk tersebut resmi karena sudah ada ijinnya, hanya saja, kemasan dan isinya hampir sama dengan pupuk pabrik, sehingga mengecoh para petani yang kurang teliti. Pupuk tersebut gambar merknya hampir sama. Juga tulisan kadarnya secara sekilas hampir sama hampir sama. “Kalau pupuk pabrik itu tertulis 15, tapi pupuk abal-abal itu 1,5, namun komanya kecil, sehingga terlihat samar seperti angka 15,”jelasnya.

Tardi sendiri tidak menyalahkan pembuat atau penjual pupuk tersebut, karena sudah resmi ada ijinnya. Untuk itu petani sendiri yang harus teliti ketika membeli. Walaupun kualitasnya jauh dari pupuk pabrik, namun harganya hanya sedikit lebih murah. Menurut Tardi, jika harganya jauh lebih murah, justru petani tidak akan membeli, karena akan langsung curiga. Kualitasnya jauh beda dengan pupuk pabrik, sebab pupuk tersebut seperti kapur yang hanya mengurangi tingkat keasaman tanah.

Terhadap beredarnya pupuk tersebut, pihaknya sudah melaporkan kepada pihak Badan Pengawas Pupuk supaya ada tindak lanjutnya. Tardi mengingatkan, walaupun pupuk tersebut sudah menghilang di pasaran, namun sewaktu-waktu bisa beredar lagi. “Makanya para petani tetap harus teliti”harapnya.

Menanggapi adanya pupuk tersebut, Kepala Dinas Pertanian Kendal Ir.Sri Purwati mengatakan, sudah memberikan sosialisasi. Namun karena pupuk tersebut adalah resmi atau sudah ada ijinnya, maka pihaknya hanya menghimbau kepada para petani supaya selalu teliti ketika membeli pupuk. “Sudah ada sosialisasi, intinya harus tetap teliti,”katanya