SMAN 1 Kendal Pantau Pesrta Ujian dengan CCTV

1
380
Peserta ujian di SMA Negeri 1 Kendal dipantau dengan CCTV. Salah satu layar CCTV dipasang di ruang kepala sekolah, sehingga kepala sekolah bisa terus memantaunya. Kepala SMA N 1 Kendal, Sunarto mengatakan, pihak sekolah selalu menekankan kejujuran kepada anak-anak dalam mengerjakan soal-soal, sehingga anak-anak tidak menyontek dalam bentuk apapun. Pihak sekolah memang berharap, sekolahnya bisa meraih peringkat nilai tertinggi, namun tetap dengan cara yang jujur. “Kami memang menargetkan bisa meraih peringkat tinggi, tapi tetap dengan mengedepankan kejujuran, makanya kami membuat tag “Bijine duwur, carane jujur,”ujarnya.

SMAN 1 Kendal selalu meraih rangking teratas untuk SMA se Kab Kendal. Kepala SMAN 1 Kendal Sunarto optimis, tahun ini bisa meraih  ranking 1 se Jateng. Sebab di tahun lalu sudah ada 3 mata pelajaran yang meraih rangking 2 untuk tiga mata pelajaran, yaitu Fisika, Biologi dan Bahasa Inggris. “Harapannya bisa meraih ranking yang lebih baik dari tahun kemarin untuk tingkat Jateng,”harapnya.

Pelaksanaan Ujian Nasional di SMAN 1 Kendal tahun 2016 diikuti 310 peserta,  terdiri 199 peserta jurusan IPA dan 111 jurusan IPS. Tahun ini untuk pertama kalinya SMAN 1 Kendal melaksanakan Ujian Nasional berbasis Komputer (UNBK).  Kepala SMAN 1 Kendal Sunarto mengatakan, untuk memfasilitasi pelaksanaan UNBK, pihak sekolah menyediakan 3 ruang laboratorium untuk ruang ujian, yang tiap ruang berisi 40 unit komputer.

“Untuk mengantisipasi gangguan komputer, tiap ruang laboratorium  disediakan 2-9 komputer cadangan, sedangkan untuk login trobel, disiapkan satu ruang lab yang berisi 10 komputer,”jelasnya.

Sedangkan untuk mengantisipasi gangguan listrik PLN, pihak sekolah menyewa genset 35 ribu watt. Untuk memastikan kelancaran genset, maka sehari sebelum pelaksanaan ujian, sudah dilakukan percobaan. “Genset walau dipakai jika listrik PLN padam, tapi tetap dilakukan uji coba penggunaannya untuk mengetahui kelancarannya,”katanya

Di hari pertama UNBK di SMAN 1 Kendal berjalan lancar, dan semua peserta tidak ada yang absen. Selama pelaksanaan ujian, semua peserta diberi snack dan minuman setelah selesai mengerjakan soal-soal ujian. Pihak sekolah memberikan snack dan minuman, karena selama masa ujian, kantin sekolah untuk sementara tutup.

Terpisah, Pengawas SMA pada Dinas Pendidikan Kendal, H Utomo mengatakan, dari 6 sekolah yang dikunjungi, semuanya berjalan lancar dan tidak ada peserta yang absen. “Semua lancar, dan semua masuk mengikuti ujian,”katanya.

BAGIKAN