Kecamatan Kendal Gelar Lomba Kreativitas Pemanfaatan Limbah Sampah

0
277
Sampah bekas kemasan berupa kertas, bungkus plastik atau botol jangan dibuang. Sampah-sampah ini bisa dijadikan barang-barang yang bermanfaat, seperti tas, dompet, hiasan bunga, tempat minuman, lampu hias dan masih banyak lagi sesuai kreasi. Membuatnya juga gampang, bahkan anak-anak SD juga bisa.

Hasilnya bisa dilihat saat Kecamatan Kendal mengadakan lomba kreativitas pemanfaatan limbah sampah non organik di Taman Kalireyeng Kendal Sabtu (21/5/2016). Lomba tingkat Kecamatan Kendal ini untuk umum, mulai dari anak SD, SMP, SMA, dan ibu-ibu PKK. Menurut Lurah Kebondalem Abdi Muktianto, yang ditugaskan pihak kecamatan, lomba ini untuk mencari pemenang yang akan mewakili kecamatan pada lomba tingkat Kabupaten Kendal pada 26 Mei 2016 mendatang. Namun yang paling penting adalah menggiatkan masyarakat untuk bisa memanfaatkan sampah supaya tidak dibuang begitu saja. “Intinya untuk mengurangi sampah yang dibuang, karena bisa dimanfaatkan kembali sekaligus menciptakan lingkungan agar menjadi bersih,”harapnya.

Sayangnya, lomba ini hanya diikuti 17 kelompok, terdiri dari 11 kelompok wakil kelurahan dan 6 kelonpok wakil sekolah. Padahal Kecamatan Kendal semuanya ada 20 kelurahan. Pihak panitia pun sedekit kecewa karena banyak kelurahan yang tidak mengikutkan wakilnya untuk mengikuti lomba. “Kurang tahu kok tidak pada ikut, padahal semua kelurahan sudah pernah mengikuti pelatihan yang diadakan oleh Bapermaspemdes,”katanya.

Seorang juri, Nunu Sarah Zaenuba mengatakan, hasil kreasi para peserta semuanya bagus, sehingga para juri agak kesulitan menentukan juaranya. Nunu berharap, limba yang didukung oleh Bapermaspemdes, BLH, Ciptaru dan sponsor obat akan terus dilakukan oleh masyarakat. “Bukan hanya pada lomba saja, tapi bisa dijadikan kegiatan sehari-hari, sekaligus untuk mengisi waktu luang yang manfaatnya besar, karena hasilnya bisa menjadi uang,”harapnya.

M Agus Sidik, peserta dari SMK Bina Utama Kendal mengatakan, di sekolahnya mulai dari kelas satu sampai kelas tiga diajarkan membuat prakarya dari barang-barang bekas. Agus yang bersama teman-temannya mewakili sekolah tidak kecewa walau hanya mendapatkan juara harapan 2. “Gak apa-apa tidak mendapat juara satu. Yang penting sudah berpartisipasi,”katanya.

Terpilih sebagai juara 1 dari Kelurahan Kebondalem, juara 2 Kelurahan Bandengan, juara 3 dari SD Patukangan 1 Kendal. Sedangkan juara harapan 1 dari MAN Kendal, juara harapan 2 dari SMK Bina Utama, dan juara harapan 3 dari Kelurahan Candiroto Kendal.