Gunungan Seribu Kupat-lepet Ramaikan Dugderan Masjid Agung Kendal

0
370
Ratusan warga berebut dua gunungan Seribu Kupat Lepet usai diarak pada acaea Dugderan di Masjid Agung Kendal Minggu (5/6/2016). Dalam waktu sekejap, dua gunungan yang berisi kupan lepet dan rangkaian sayur-mayur habis diserbu warga yang sudah menunggu selesainya arak-arakan. Mulai dari ibu-ibu, bapak-bapak, anak-anak, bahkan para remaja ikut menyerbu isi rangkaian gunungan, seperti terong, mentimun, kacang panjang, bengkoang dan buah pisang.

Acara Dugderan di Masjid Agung Kendal merupakan tradisi setiap menjelang bulan suci Ramadan. Namun biasanya hanya diisi dengan pawai kesenian anak-anak, seperti drumb band dan rebana. Baru kali ini dimeriahkan dengan gunungan kupat lepet. Ketua Kreativitas Remaja Islam Masjid Agung Kendal (Kharisma) Alex Nur Abyat mengatakan, acara Pawai Dugderan yang diadakan Takmir Masjid Agung Kendal bersama Kharisma rutin diadakan tiap tahun, yang tujuannya untuk menyambut bulan suci Ramadan. Menurut Alex, bahwa sesuai dengan Hadits Nabi, barang siapa yang dengan gembira menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Insya Allah jasadnya haram masuk neraka. “Gunungan Kupat Lepet mengandung makna membersihkan jiwa kita, sebab kupat maknanya memohon dibersihkan segala kesalahan (lepat),”ujarnya.

Sementara itu, Takmir Masjid Agung Kendal KH Ubaidi yang memberikan sambutan sebelum kirab dimulai, mengatakan, Dugderan yang diadakan tiap tahun untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan merupakan wujud rasa syukur karena bisa bertemu lagi dengan bulan Ramadan. “Semoga acara ini berjalan lancar dan kita sambut bulan suci Ramadan ini dengan gembira,”katanya.

BAGIKAN