Bupati Mirna Datangi Warga Terkena Banjir

0
249

Bupati Kendal dr Mirna Annisa meninjau pemukiman warga yang terkena banjir di Kelurahan Ketapang Kendal Minggu (19/6/2016) siang. Bupati harus menggunakan perahu karet karena banjir cukup tinggi sekitar 1 meter. Sebelumnya, Mirna mengunjungi dapur umum di bengkel sebelah timur BRI Ketapang. Bupati mengatakan, penanganan sudah dilakukan dengan mendirikan Posko Dapur Umum, Posko Kesehatan dan penanganan lainnya.  Pihak BPBD juga sudah menyediakan beberapa perahu karet untuk mengevakuasi warga. “Sampai saat ini belum ada laporan warga yang mengungsi. “katanya.

Kondisi sungai-sungai di Kendal sebagian besar kondisinya dangkal. Kondisi sungai yang dangkal sebagai salah satu penyebab terjadinya banjir. Terkait dengan kondisi sungai yang dangkal, Bupati Mirna mengatakan, akan segera melakukan penanganan pengerukan. “Secepatnya akan dilakukan pengerukan,”ujarnya.

Sesuai data dari BPBD Kendal, banjir di wilayah Kendal yang terjadi mulai Sabtu (18/6/2016) malam melanda di 23 desa di lima kecamatan. Untuk Kec Kendal Kebon, banjir terjadi di Kelurahan Kalibuntu, Pekauman, Ngilir, Sukodono, Ketapang, Karangsari dan Candiroto. Kec Pegandon, banjir di di Desa Karangmulyo, Pesawahan, Wonosari, Dawungsari dan Puguh. Kec Brangsong, banjir  di Desa Brangsong, Kertomulyo, Blorok, Kebonadem, Sidorejo, Srogo. Kec Ngampel, banjir di Ngampel kulon, Ngampel Wetan, Rejosari, Sudipayung dan Jatirejo. Juga Desa Kumpulrejo Kec Kaliwungu .

Banjir, selain menggenangi ribuan rumah penduduk, juga menimbulkan satu rumah roboh, milik Suroto 80th di Kumpulrejo Kaliwungu, yang terkena  hantaman arus Sungai Waridin. Banjir di Kendal ini terjadi akibat meluapnya Sungai Blorong yang melintas di Kec Ngampel dan Brangsong.

BAGIKAN