Rumah Zakat Salurkan Sembako dan Buka Bersama

0
298

Sepekan pasca banjir di wilayah Kendal, Rumah Zakat mengadakan Buka Bersama 300 warga terdampak banjir di RT 1 Rw  4 Desa Sudipayung Kecamatan Ngampel Jumat (24/6/2016).  Siti Munawaroh, selaku Relawan Inspirasi Rumah Zakat mengatakan, program ini diadakan sebagai  bentuk penghargaan kepada warga yang tanggap bencana. Selain itu juga untuk memupuk semangat gotong royong dan silaturahim warga. Pada waktu bencana masyarakat bergotong royong saling membantu menangani banjir. “Bahkan dalam kegiatan buka bersama ini, warga terutama ibu-ibu bergotong royong memasak sendiri,” kata Siti.

Siti mengatakan, pada saat banjir 19 Juni lalu, tim Relawan Inspirasi Rumah Zakat turun langsung mendistribusikan berbagai  macam bantuan, diantaranya sembako, makanan siap saji dan air mineral.  Pemberian bantuan difokuskan di Rt 1 Rw  4 Desa Sudipayung Kecamatan Ngampel.  Hal ini karena warga terutama ketua RT Bapak Sodik sangat tanggap bencana. Pada waktu itu, ketika banjir datang sekitar pukul 11 malam, Bapak Sodiq selaku Ketua Rt langsung menghubungi relawan Rumah Zakat. Sehingga malam itu juga, Rumah Zakat bisa langsung melakukan program tanggap bencana. Fokus bantuan pada waktu bencana adalah membantu para korban secepat mungkin sesuai dengan kebutuhan para korban.

“Kebetulan pada waktu kita melakukan assessment atau survey, yang paling dibutuhkan saat itu adalah paket makanan dan air mineral. Apalagi, banyak anak-anak dan balita yang belum makan semalaman. Bahkan  hampir semua warga di kampung tersebut tidak sahur, karena rumahnya masih tergenang air dan tidak sempak makan. Paket bantuan yang didistribusikan berupa beras 75 kg, mie instan 200 bungkus, 51 paket makanan cepat saji, biskuit 51 paket dan air mineral sebanyak 240 paket,”jelas Siti.

Melihat Kendal kerap terjadi bencana, Siti berharap pemerintah atau BPBD bisa melakukan pelatihan mitigasi bencana kepada warga, sehingga warga bisa lebih tanggap dan bisa menangani krisis bencana secara mandiri dan secepat mungkin. Jika warga sudah bisa melakukan mitigasi bencana, justru BPBD atau pemerintah akan lebih ringan kerjanya. “Bencana banjir sudah rutin, sehingga wilayah yang perlu mendapat pelatihan sudah terpetakan. Maka tidak ada alasan lagi untuk melatih warga” harap Siti Munawaroh.

Sementara itu, Sekretaris Desa Sudipayung Eri Sduprianto, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan rumah zakat. Menurut Eri, kegiatan ini sangat luar biasa, apalagi ini satu-satunya RT di Sudipayung yang buka bersama warga. Kehadiran Rumah Zakat di Desa Sudipayung benar-benar sangat membantu. Pada 2 tahun yang lalu melalui Rumah Zakat, juga telah membantu warga dengan droping air bersiih pada waktu kekeringan. “Semoga kerjasama dengan Rumah Zakat terus berjalan dan bisa lebih banyak membantu terutama di desa kami,” harap Eri Suprianto.

BAGIKAN