Kendal akan Dijadikan Proyek Pengembangan Tanaman Bawang Merah

0
677

Kabupaten Kendal akan dijadikan proyek pengembangan tanaman bawang merah oloeh pemerintah, selain Kab Demak dan Pati. Hal ini dikatakan Petugas Alat mesin (Alsin) Pertanian dari Dinas Pertanian Kendal Zaenal Arifin kemarin. Menurut Zaenal, Kendal sangat potensial untuk pengembangan tanaman bawang merah, karena sudah terbukti cocok untuk ditanami bawang merah. Tanaman bawang merah ini bisa menjadi alternatif untuk alih tanaman tembakau sebagaimana anjuran dari pemerintah. “Tanaman bawang merah sangat cocok sebagai pengganti tanaman tembakau, karena hasilnya panennya tidak kalah dengan tembakau,”katanya.

Zaenal mengatakan, tanaman bawang merah yang semula hanya ditanam oleh para petani dari Brebes, kini secara pelahan, para petani Kendal sendiri sudah banyak yang menanam sendiri. Bahkan perbandingannya 60 persen petani dari Brebes dan 40 persen petani dari Kendal Sendiri. Lahan sawah yang cocok ditanami bawang merah umumnya berada di bagia Selatan pantura, yaitu Pegandon, Ringinarum dan Gemuh. Pihak Dinas Pertanian akan melakukan pendampingan bagi para petani yang menanam bawang merah. Selain itu, juga akan ada bantuan bibit dari pemerintah. “Para petani akan diberi penyuluhan dan pendampingan, baik teknis atau bantuan stimulan berupa bibit,”ujarnya.

Anggota MPR RI yang juga anggota DPR RI asal Kendal H Fadholi sangat mendukung program pengembangan tanaman bawang merah ini. Namun musim tanamnya tidak dilakukan secara bersamaan, karena untuk menjaga adanya panen yang melimpah, yang bisa mengakibatkan harga menjadi turun. “Harus ada pengaturan dalam penanamannya, supaya harga tetap stabil. Demikian pula untuk tembakau, sehingga para petani tetap untung,”harap Fadholi saat serap aspirasi kepada para petani di Rumah Aspirasi Partau Nasdem Kendal kemarin.

Ketua Komisi B DPRD Kendal, Niken Larasati juga menyambut baik program pengembangan bawang merah di Kab Kendal. Namun kata Niken, pihak dinas belum menyampaikan tentang program ini. “Bagus, apalagi ada pendampingan dan bantuan bibit, sehingga para petani sangat dibantu,”katanya.