Minim Anggaran, KONI Kendal Mampu Lahirkan 17 Atlet PON

0
280

Di tengah keprihatanan karena kondisi pendanaan, ternyata KONI Kendal bisa melahirkan atlet-atlet berprestasi. Pada PON XIX Jabar yang berlangsung 17-29 September 2016, sebanyak 17 atlet dari 7 cabang olahraga asal Kendal ikut memperkuat kontingen Jawa Tengah. “Sebenarnya ada 17 atlet, namun satu atlet dari cabor senam batal berangkat karena kecelakaan. Sedangkan dari cabor angkat besi yang biasanya ada, PON kali ini tidak ada yang masuk, karena sedang hamil,”kata Ketua KONI Kendal Supriyadi.

Pelepasan atlet PON dari Kendal dilakukan di OR Setda Kendal oleh Wakil Bupati Kendal Masrur Masykur bersama pengurus KONI Kendal Kamis (8/9). Supriyadi mengatakan, sebenarnya hanya memprediksi 10 atlet yang bisa masuk PON, tetapi ternyata bisa sampai 17 atlet. Supriyadi pun merasa bangga dan berharap para atlet bisa meraih prestasi maksimal dengan meraih medali. “Kendal termasuk 10 besar penyumang atlet terbayak untuk daerah di Jateng,”katanya.

Terkait dengan pendanaan, Supriyadi mengatakan, sejak tahun 2014, KONI Kendal tidak mendapatkan bantuan anggaran dari Pemkab Kendal, karena terbentur aturan. Tahun 2016 ini baru mendapatkan anggaran kembali, namun hanya untuk kelembagaan sekitar Rp 629 juta. Sedangkan dana untuk tiap-tiap cabor belum dialikasikan, karena masih dikelola melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Kendal. “Tahun 2017 nanti dari hasil verifikasi Dinpora dianggarkan dana keseluruhan sebesar Rp 3,6 miliar. Semoga tidak ada perubahan, kalau bisa malah tambah, karena yang diajukan Rp 7 miliar,”jelasnya.

Sementara itu Bupati Kendal dr Mirna Annisa dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati Masrur berpesan, agar  menjaga nama baik, menjaga perilaku dan salurkan emosi menjadi energi positif supaya bisa meraih prestasi. Harapannya, mereka bisa meraih medali emas, sehingga bisa menjadi wakil ke Asean. “Merakalah yang membanggakan nama daerah dan menggelorakan olahraga,”katanya.

Wabup Masrur menambahkan, walau perjuangannya cukup berdarah-darah, tapi tetap jaga kebersamaan. Menurutnya, olahraga merupakan alat paling strategis, untuk mengenalkan Kendal, karena dengan prestasi olahraga, maka nama Kendal akan semakin dikenal. Olahraga juga sebagai alat persatuan untuk memajukan bangsa. jika olahraga maju, maka bangsa itu turut maju. “Untuk itu, mari tata bersama, benahi bersama, supaya alahraga di Kendal lebih maju,’ujarnya.