Kades Harap ADD tidak Dipotong

0
325

Ditundanya Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2016 sepertinya bakal berimbas pada penerimaan Alokasi Dana Desa (ADD) di Kab Kendal. Kepala Desa Purworejo Kec Ringinarum Ali Muhtadi mengatakan, sudah ada pemberitahuan dari kecamatan jika ADD tahap kedua tahun 2016 ini akan dipotong. “Waktu pertemuan di kecamatan sudah ada pemberitahuan, tapi kepastian akan dipotong masih belum jelas,”katanya.

Kades Ali berharap tidak ada pemotongan ADD tahap kedua, pasalnya jika ADD benar-benar dipotong, maka akan merepotkan pihak desa. Jika ADD dipotong, selain menghilangkan beberapa program yang sudah dibuat, juga pihak desa harus merubah APBDes. Padahal untuk mengubah APBDes juga butuh proses, karena harus melakukan musyawarah lagi BPD. “Kalau ADD dipotong berarti harus merubah APBDes, padahal proses untuk merubah APBDes itu tidak mudah,”ujarnya.

Kades Ali mengatakan, Desa Purworejo di tahun 2016 ini mendapatkan ADD sebesar Rp 300 juta. ADD diterima dalam dua tahap. Untuk tahap pertama diterima sebesar Rp 150 juta atau separuhnya, sedangkan sisanya yang separuh akan diterima pada tahan kedua. Penggunaan ADD sudah diprogramkan untuk pembangunan yang bersifat prioritas, seperti pembangunan infrastruktur jalan. “ADD ini untuk program prioritas, jadi kalau dipotong ya program prioritas akan ditunda,”katanya.

Ketua Paguyuban Kepala Desa Kab Kendal Bambang Utoro mengatakan, juga sudah mendengar jika ADD tahap kedua akan dipotong. “Baru mendengar kabar secara lisan jika ADD tahap kedua akan dipotong, alasannya karena ada penundaan DAU, tapi mudah-mudahan tidak dipotong,”harapnya.

BAGIKAN