Kawasan Terminal Colt Weleri Rusak Parah

0
381

Jalan di kawasan terminal lama Weleri, tepatnya di depan Pasar Weleri rusak parah. Kondisi jalan yang berlubang dan dipenuhi genangan air. Lubang itu memiliki panjang sekitar lima meter dan lebar 2,5 meter. Kerusakan ruas jalan tersebut sudah bertahun-tahun. Padahal kawasan itu saban hari dilalui berbagai kendaraan dan pejalan kaki yang keluar masuk pasar. Di sana banyak lubang jalan dan selalu tergenang air usai hujan. Kondisi itu dikeluhkan sejumlah warga dan pedagang yang membuka usaha di sana, lantaran aktivitas mereka terganggung.


Chairudin mengatakan, kondisi jalan rusak sudah sangat lama. Menurutnya, kali terakhir jalan diaspal sekitar tahun 2006. Setelah itu belum pernah lagi dilakukan perbaikan. Warga sekitar seperti pedagang, sopir bus, dan pemilik toko di sekitar lokasi, sudah beberapa kali menutup lubang jalan secara swadaya. ”Seingat saya pernah diaspal sekitar tahun 2006,” kata penjual bakso yang membuka usaha persis di depan jalan berlubang tersebut.

 
Tubikarto (56), mengatakan, kondisi jalan saat tergenang sangat membahayakan pengguna jalan, khususnya sepeda motor dan becak. Dirinya mengaku, harus ekstra hati-hati saat membawa penumpang maupun muatan barang. Sebab, jika tidak berhati-hati, tidak menutup kemungkinan terjatuh. Kondisi jalan yang rusak dipenuhi batu dan bila tergenang menjadi licin. ”Warga di sekitar pasar pernah beberapa urunan menguruk jalan rusak menggunakan pasir dan batu,” kata dia.


Camat Weleri, Marwoto, mengatakan, pihaknya telah melaporkan kondisi tersebut kepada intansi terkait. Dirinya berharap segera dilakukan perbaikan, sehingga kondisi sekitar kawasan pasar tersebut yang merupakan pusat perekonomian di Kecamatan Weleri di bisa terlihat indah dan rapi. ”Tidak adanya selokan di terminal lama tersebut menjadi penyebab air tidak bisa mengalir ke saluran di depan jalan raya,” jelasnya.


Kabid Bina Marga Dinas Bina Marga Sumber Daya Alam Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Kendal, Sugeng Prayitno, mengatakan, pihaknya segera mengecek ke lokasi untuk melihat kondisi jalan tersebut. ”Kami akan melihat kondisi kerusakan jalan tersebut,” tutur Sugeng.

BAGIKAN