Dialog FKUB bersama Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Sikapi Aksi Damai 212

0
263

Untuk menyikapi  adanya warga Kendal yang hendak mengikuti Aksi Dami  212 di Jakarta pada 2 Desember 2016, Kesbangpol  bersama  Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kendal mengadakan  pembinaan terhadap ormas dan tokoh agama. Acara ini diisi dengan dialog yang dihadiri dari  perwakilan  tokoh agama dan tokoh masyarakat. Dialog  dengan tema  Merajut  kebinekaaan  dalam NKRI di Aula Kantor Kemenag  Kabupaten Kendal Selasa (29/1/2016) meghadirkan   nara sumber Kodim Kendal, Ppolres Kendal,  Pimpinan  Nahdatul Ulama Kendal, Ketua  MUI Kendal, Pimpinan Daerah Muhamadiyah Kendal.

Dandim 0715 Kendal  Piter Dwi  Ardiyanto menyatakan, bahwa bangsa Indonesia terbentuk dari berbagai suku, ras dan agama,  namun  dengan  beragam  budaya dan agama   bisa  bersatu yang terikat dalam bineka tunggal ika. TNI sebagai  alat negara, maka  segala sesuatau yang  terjadi di Kkendal  harus  dihadapi, agar  masyarakat merasa  tentram. Meskipun   akan ada  Aaksi Damai 212, namun masyarakat harus  mematuhi aturan yang berlaku. “Sebagai anggota TNI mempunyai tanggung jawab untuk menjaga agar  situasi tetap kondisi,”katanya.

Ketua  PD Muhamadiayah Kendal,  Muslim mengajak   warga  Kendal,  agar  tidak usah ke Jakarta, namun  pihaknya juga tidak melarang sebab  aksi tersebut merupakan hak azasi manusia. Demikian pula Kketua  FKUB Kendal, Ubaidilah menghimbau kepada semua  wargaKkendal agar tidak ikut ke Jakarta, sebab  nanti dalam perjalanan juga banyak resiko, sehingga jika akan mengadakan aksi, cukup dilakukan di Kendal saja.

Menutu dialog, Kepala Kesbangpol Kabupaten Kendal  Ferynando Boney  berharap, dengan adanya  dialog antar umat beragama  bisa membuat  suasana Kabupaten Kendal tetap kondusif dan tidak terpengaruh  adanya Aksi Damai 212 nanti. “Dengan dialog ini, para tokoh agama diharapkan bisa menyampaikan pesan-pesan yang menyejukkan kepada masyarakat, dan bisa menghimbau kepada jamaahnya agar tidak ikut aksi ke Jakarta,”harapnya.