Disnakertrans Kendal Sosialisasikan UMK Kendal 2017

0
621

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kendal Senin (05/12/2016) melakukan sosialisasi Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kendal tahun 2017 yang telah ditetapkan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo pada 21 November 2016 bersamaan dengan UMK dari 34 kabupaten/kota lainnya di Jateng. Sosialisasi dilakukan di Aula Disnakertrans dengan mengundang perwakilan dari semua perusahaan di Kab Kendal.

Kepala Disnakertrans Kendal Dra Dewi Diniwati mengatakan, besaran UMK Kendal yang telah disetujui dan ditetapkan sesuai SUrat  Keputusan Gubernur Jateng yaitu Rp 1.774.867. Angka itu mengalami kenaikan sebesar 8,25 persen dibanding UMK Kendal 2016 sebesar Rp 1.639.600. “Besaran UMK Kendal 2017 merupakan hasil kesepakatan dalam rapat Tripartit, yang kemudian diajukan ke Gubernur Jateng,”kata Dewi.

Kasi Perumusan Pengupahan dan Kesejahteraan Tenaga Kerja pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Elvi Sahara mengatakan, jika ada perusahaan yang keberatan, maka diberi kesempatan untuk menyampaikan surat pengajuan keberatan paling lambat pada 21 Desember 2016 pukul 15.30. Karena pengajuannya melalui Disnakertrans, maka surat pengajuannya harus sudah diserahkan ke Disnakertrans Kendal sebelum  sebelum 21 Desember 2016. Pengajuan keberatan tidak langsung diterima, tapi melalui sidang yang proses sidangnya tidak boleh di dampingi Disnakertrans. “Tahun lalu ada satu perusahaan yang mengajukan keberatan, tapi tidak disetujui,”katanya.

Elvi menambahkan, bagi perusahaan kecil, seperti toko yang belum mampu menggaji pekerjanya sesuai UMK, tetap harus memperhatikan kesejahteraan pekerjanya, seperti membayarkan iuran BPJS. Terkait dengan hal ini, pihaknya sudah melakukan sosialisasi. “Kami juga melakukan pendampingan agar benar-benar dilaksanakan,”ujarnya.

Perwakilan PT Kayu Lapis Indonesia (KLI), Sunardi, mengatakan, pihaknya mengikuti aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. KLI menerima besaran UMK yang telah ditetapkan Gubernur Jateng, meski kondisi perekonomian saat ini sedang sulit. ”Kami ikut saja seperti yang ditetapkan pemerintah,”katanya.