Warga NU Kendal Diminta Tahan Diri

0
265

KENDAL – Warga Nahdliyin Kendal dihimbau untuk bisa menahan diri dan menjaga sikap dan suasana kondusif. Ketua PCNU Kabupaten Kendal , Moch. Daniel Royan, meminta Banser dan Ansor, supaya menahan diri terkait kasusnya Makruf Amin dan Basuki Cahaya Purnama (Ahok). Sebab, kasus itu sudah selesai dan Makruf Amin sudah memaafkan Ahok. Daniel mengatakan, warga NU jangan percaya sepenuhnya kepada perkembangan berita di media sosial. Pasalnya, banyak yang menyesatkan.

“Sekarang banyak berita hoax. Yang jelas, kasusnya Makruf Amin dan Ahok sudah selesai,” kata Daniel, Sabtu(11/02).
Daniel menambahkan, warga NU di Kendal jangan sampai terbawa suasana Jakarta, yang lagi ramai karena menjelang pilihan kepala daerah.
Sementara itu, sekretaris Pemuda Ansyor Kabupaten Kendal, Misbahkhul Munir, menegaskan bahwa Ansyor Kendal tetap menunggu komando ketua NU Kendal. Pihaknya tidak bergerak, bila ketua NU Kendal tidak memerintahkannya.

“Apa yang dikatakan oleh Kyai Daniel benar. Kami tidak akan melakukan hal-hal yang diluar perintah “ kata Misbah.
Terkait dengan hal itu, Kapolres Kendal, AKBP. Maulana Hamdan, mengucapkan terima kasih kepada para ulama dan tokoh masyarakat, yang ikut menjaga keamanan dan persatuan bangsa. Terutama sekali ulama dan tokoh masyarakat Kendal.
“Saya sudah bersilaturahmi kebeberapa tokoh agama dan masyarakat. Mereka sependapat dengan kami, bahwa keamanan dan persatuan antar umat, sangat penting, “ kata Maulana.

Menurut Maulana, Jakarta memang lagi ramai, karena menjelang pilkada. Ia berharap, masyarakat Kendal tidak terbawa dengan isyu yang berkembang di Jakarta. “Banyak berita hoax. Kita harus bisa menyeleksinya, “ ujarnya.