Dinamika Mendia Komunikasi Online

0
218

Cepatnya arus informasi dan semakin banyaknya tersedia layanan media komunikasi online, membuat banyak orang punya beberapa pilihan dan variasi penggunaannya. Berikut perkembangan penggunaan media komunikasi online yang diamati dalam 10 tahun terakhir ini.

Tahap awal komunikasi online, banyak orang berlomba membuat mailing list (milist) yang berbasis pada pengguna email sebagai membernya. Setiap kiriman email maupun balasannya, otomatis akan terkirim ke semua email member. Muncul peran seorang moderator yang bertugas mengatur lalu lintas komunikasi dan bisa memasukkan/mengeluarkan member. Dampak penggunaan milist ini adalah banyaknya email yang masuk tiap hari, terutama pada grup milist yang anggotanya banyak. Apalagi bagi para pemilik email yang jarang dibuka sampai mingguan.

Hampir bersamaan dengan kemunculan milist, ada layanan BBM (Blackberry Messenger) yang berbasis kombinasi angka dan huruf dari para pengguna ponsel Blackberry. Media ini dianggap paling aman (privacy) karena hanya mencantumkan kode pin BB tanpa diketahui alamat email dan nomor teleponnya. Selain itu obrolan juga bisa dikelompokkan berdasar topik sesuai keperluan. Kelemahannya jumlah member hanya 30an dan member harus pengguna BB (saat itu, sebelum BBM bisa dipakai ponsel lain).

Kedua media di atas, saat ini mulai ditinggalkan. Milist semakin sepi dan jarang ditengok atau direspon membernya. Demikian juga BBM semakin jarang seiring dengan semakin sedikitnya pengguna ponsel BB.

Tercatat 6 tahun lalu, mulai terkendal dan disukai penggunaan grup facebook, karena penggunanya jutaan orang dan memudahkan kita untuk menelusur teman-teman lama dan biodata orang lain. Bahkan untuk sharing gambar dan film lebih mudah dilakukan. Booming penggunaan grup facebook ini bertahan sampai 5 tahunan.

Setahun terakhir ini mulai booming penggunaan grup WhatsApp (WA) yang berbasis nomor ponsel. Pengiriman pesan dan penerimaannya dianggap lebih cepat sampai ke penggunanya. Grup-grup Wa pun semakin menjamur dengan berbagai topik. Namun grup WA belum bisa terbagi menjadi beberapa topik, seperti halnya pada BBM. Sehingga obrolan apapun dari para member akan campur aduk dalam satu tampilan. Akibatnya jika sedang ada diskusi topik khusus, akan sering terganggu oleh member lain yang posting di luar topik.

Ada lagi grup Line, namun penggunanya masih belum banyak.

Jika diurutkan, grup yang paling diminati saat ini adalah : grup WA, grup facebook, grup line, grup BBM dan grup milist. Urutan ini bisa berbeda sesuai selera anda. Bahkan, ada beberapa pengguna ponsel yang ternyata masih belum ‘ngeh’ dengan adanya media komunikasi online ini. Mereka ini mungkin sudah jadi member, tapi sekedar pasif memantau atau ada alasan tertentu untuk tidak aktif.

*) Penulis menggunakan media komunikasi online sejak 1999

BAGIKAN