Angka Kemiskinan di Kendal hanya Turun Sedikit

Rakor pengentasan kemiskinan Kendal 2017

0
761

Angka kemiskinan di Kab Kendal dari tahun ke tahun cenderung stagnan. Sesuai data dari Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Kab Kendal tahun 2014 mencapai 11,80 persen, dan di tahun 2015 turun menjadi 11,62 persen, kemudian di tahun 2016 sebesar 11,33 persen. Data dari Badan Pusat Statistik itu disampaikan saat Rakor Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kab Kendal di Pendopo Kamis (4/5/2017).

Wakil Bupati Kendal Masrur Masykur, selaku Ketua TKPKD Kabupaten Kendal mengatakan, sebenarnya Kendal memiliki potensi yang besar yang merupakan modal untuk mengentaskan kemiskinan. Namun permasalahannya adalah belum memenej supaya program pengentasan kemiskinan dapat berjalan dengan optimal. “Nanti harus ada sekretariat khusus TKPKD supaya kerjanya terpantau dan optimal,”katanya.

Muhammad Kundarto, narasumber dari UPN Yogyakarta mengatakan, untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan, maka langkah pertama harus dilakukan pendataan dan pemetaan warga miskin. Hal ini sebagai pedoman untuk melakukan program-program pengentasan kemiskinan yang tetarah. Namun yang lebih penting adalah komitmen bersama untuk bekerja maksimal bagi semua anggota Tim, supaya pelaksanaan program pengentasan kemiskinan benar-benar berjalan optimal. “Harus ada tim yang setiap hari bekerja untuk pengentasan kemiskinan. Jadi, bukan tim yang rangkap jabatan, seperti di Kabupaten Sragen,”ujarnya.

Di Sragen sejak tahun 2012 dibentuk Unit Khusus untuk penanganan kemiskinan, seperti yang disampaikan Ketuanya, Suyadi yang dihadirkan pada Rakor kali ini. Dikatakan, sejak dibentuk unit tersebut, kemiskinan bisa diatasi dengan baik. “Unit ini diberi tugas penuh untuk menangani kemiskinan, sehingga hal-hal yang berkaitan dengan kemiskinan bisa lebih mudah ditangani,”katanya.