SMKN 6 Kendal di Patean Dilaunching sebagai Sekolah Agrisbisnis

SMKN 6 Kendal dilaunching sebagai Sekolah Agribisnis 2017

0
3263

SMK Negeri 6 Kendal yang berada di Patean Kendal dilaunching menjadi Sekolah Agrowisata. Launching sebagai Sekolah Agrowisata diramaikan dengan Expo SMKN 6 Kendal (SNEK) selama 4 hari, mulai Rabu-Sabtu tanggal 10-13 Mei 2016. Selama acara Expo digelar berbagai produk hasil pertanian, bibit tanaman, serta  hiburan musik dan kesenian tradisional.

Kepala SMKN 6 Kendal Agus Basuki menjelaskan, Sekolah Agrowisata ini mengelola berbagai jenis tanaman, mulai jenis sayuran, buah-buahan, aneka macam bunga dan tanaman pokok seperti padi. Tanaman tersebut ditangani oleh para siswa, mulai dari menanam, memanen dan membuat olahan produk-produk dari pertanian, serta memasarkan. “Semuanya ditangani oleh para siswa dengan bimbingan para guru,”kata Agus Basuki Rabu (10/5/2017).

Agus Basuki mengatakan, sebagai Sekolah Agribisnis, SMK N 6 Kendal ini terbuka untuk masyarakat yang ingin belajar berkebun sambil berwisata, terutama anak-anak TK dan SD. Bagi yang berkunjung ke SMK 6 bisa belajar menanam atau bercocok tanam. Sekolah juga menjual berbagai bibit tanaman sayur-mayur, buah-buahan dan bunga. “Sekolah Agribisnis ini sebagai tempat wisata edukatif bagi anak-anak untuk menanamkan kecintaan terhadap tanaman,”ujarnya.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam sambutan tertulisnya berharap, agar sekolah ini terus mengembangkan jurusan pertanian, untuk menyiapkan generasi yang ahli di bidang pertanian. Dikatakan, potensi bidang pertanian di wilayah Jawa Tengah masih sangat tinggi. “Lulusan dari sekolah ini diharapkan bisa menjadi tenaga-tenaga ahli di bidang pertanian,”harapnya.

Sementara itu, anggota Komisi X DPR RI, Mujib Rohmat berharap, SMK Negeri 6 Kendal di Patean bisa menjadi pelopor pengembangan objek wisata di wilayah eks Kec Selokaton. Untuk itu, kegiatan SNEK Expo  yang rutin digelar tiap tahun ini bisa dikembangkan menjadi kegiatan yang besar, seperti festival buah-buahan. Untuk meramaikannya bisa melibatkan kesenian-kesenian tradisional yang ada. “Acara besar ini bisa dijadikan agenda rutin tahunan untuk mengangkat Kendal jika ingin membranding sebagai Kota Wisata,”katanya.

BAGIKAN