BNN Kendal hanya Rehabilitasi 1 Pecandu Narkoba

Tahun 2017 di Kendal hampir tidak ada kasus narkoba.

0
977

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kendal sejak Januari hingga pertengahan Juli 2017 ini hanya merehabilitasi satu pengguna narkoba. Satu pengguna ini juga merupakan satu-satunya hasil penangkapan kasus narkoba di tahun 2017 ini. Padahal sejak dibukanya tempat-tempat rehabilitasi di Kabupaten Kendal mulai tahun 2015 hingga 2016 lalu sudah ada 58 pengguna yang direhabilitasi. Ada lima tempat rehabilitasi di Kabupaten Kendal, yaitu di RSUD dr Soewondo, RSI Weleri, Puskesmas Sukorejo 1, RS Darul Istiqomah Kaliwungu, dan Klinik Surya Medika Boja.

Kepala BNNK Kendal AKBP Sharlin Tjahaya mengatakan, walaupun di tahun 2017 ini sepi dari kasus narkoba, namun bukan berarti Kabupaten Kendal sudah bebas dari penyalahgunaan narkoba. Menurut Sharlin, ada kemungkinan pihak keluarga merasa malu atau takut untuk melaporkan jika ada keluarganya menjadi pecandu narkoba. Padahal bagi pecandu atau pihak keluarga yang atas kemauannya sendiri meminta untuk dilakukan rehabilitasi ke BNN, maka tidak akan dikenakan pidana. Rehabilitasi juga diberikan secara cuma-cuma alias gratis.

“Kami minta kepada masyarakat agar mau memberikan laporan kepada BNNK Kendal jika mengetahui sesuatu yang mencurigakan terhadap penyalahgunaan narkoba,”harapnya.

Dalam melaksanakan upaya pencegahan dan pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN), BNN Kendal telah melakukan MoU dengan Pemkab Kendal, Polres Kendal dan Lapas Kelas IIA Kendal. BNN Kendal juga telah melakukan diseminasi informasi P4GN kepada 7.543, yakni kepada 1.531 pelajar, 3.789 pekerja dan 2.223 masyarakat.