Anggota Paskibraka Cium Bendera Merah Putih

Pengukuhan Paskibraka Kab Kendal 2017

0
391

Setelah melalui pelatihan panjang, sebanyak 69 anggota Paskibraka Kab Kendal dikukuhkan untuk menjalankan tugasnya sebagai pasukan pengibar bendera merah putih pada Upacara Peringatan Hari Proklamasi RI ke-72 tingkat Kabupaten Kendal pada 17 Agustus 2017. Pengukuhan dilakukan pada Selasa (15/8/2017) oleh Wakil Bupati Kendal Masrur Masykur mewaili Bupati Kendal dr. Mirna Annisa yang disaksikan oleh Forkompimda, pejabat Pemkab Kendal dan orang tua beserta keluarganya.

Dalam pengukuhan, anggota paskibraka mengucapkan Ikrar Putra Indonesia untuk meneguhkan rasa cinta tanah air. Pengukuhan diakhiri dengan mencium bendera merah putih satu per satu oleh semua anggota paskibraka. Bupati Kendal dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati mengatakan, pengukuhan bermakna bahwa paskibraka berjiwa kesatria, satunya perkataan dan perbuatan, bertanggung jawab, rela berkorban untuk ibu pertiwi. “Setelah pengukuhan ini diharapkan akan lebih mengenal jati diri sebagai generasi penerus bangsa dan dituntut untuk bersikap dan berperilaku sesuai dengan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,”harapnya.
Irma Nur Azza, anggota paskibraka asal SMA Negeri Kaliwungu mengatakan, sangat terharu dan bangga bisa menjadi anggota paskibraka. Menurut Irma, banyak yang didapat selama mengikuti pelatihan paskibraka, seperti rasa kebersamaan, kedisiplinan dan semakin cinta tanah air. “Rasanya terharu,”kata Irma sambil meneteskan air mata.
Pakibra yang berjumlah 70 anggota melakukan pelatihan sejak 31 Juli 2017 dibawah pelatih dari Kodim 0715 Kendal, yaitu Peltu Sukamdi, Pelda M Saiful Arif, Serma Supriyadi dengan dibantu tiga pelatih dari Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kendal. Serma Supriyadi mengatakan, 70 anggota dibagi dalam tiga kelompok, yaitu kelompok 17, kelompok 8 dan kelompok 45. Latihan meliputi latihan fisik, latihan mental dan pola formasi berbaris. “Akhir pelatihan dilakukan karantina sejak Minggu (13/8/2017) sore hingga pelaksanaan upacara nanti,”katanya.
Sementara itu Kepala Disporapar Kendal, Tavip Purnomo mengatakan, setelah memantau selama pelatihan, ada beberapa evaluasi supaya paskibraka ke depan bisa lebih baik lagi, terutama dalam hal seleksi. Tavip mengatakan, jika kali ini peserta seleksi berdasarkan utusan dari sekolah-sekolah, maka untuk tahun depan akan dibentuk tim ke sekolah-sekolah. Hal ini dilakukan agar peserta benar-benar yang terbaik, baik segi fisik maupun kesehatannya. “Anggota paskibra kali ini terpaksa harus ada yang dicoret karena alasan kesehatan, dan pada awal-awal latihan ada beberapa peserta yang semaput, makanya ke depan seleksi harus lebih ketat,”ujarnya.