Diskominfo Kendal akan Buat Tim Informasi Kehumasan

Pembinaan Bakohumas Kab Kendal

0
145

Diskominfo Kendal berencana membentuk Tim Informaasi Kehumasan (TIK) Pemkab Kendal, yang beranggotakan petugas Humas dari semua OPD Kab Kendal. Hal ini disampaikan Kepala Diskominfo Kendal Drs Muryono SH MPd saat membuka acara Pembinaan Bakohumas Kabupaten Kendal di Ruang Merak Tirtoarum Baru Kendal Senin (28/8/2017). Dengan adanya TIK ini, maka fungsi Kehumasan di tiap-tiap OPD akan berjalan maksima. Pasalnya, rencananya tiap sebulan sekali akan diadakan pertemuan.

“Anggota TIK ini akan dimintakan SK-nya ke Bupati,”kata Muryono.

Muryono mengatakan, Pembinaan Bakohumas diadakan untuk mengingatkan fungsi Bakohumas agar lebih maksimal. Menurutnya, Bakohumas agar mengikuti perkembangan, seperti tren media sosial. Untuk itulah, kegiatan Pembinaan Bakohumas mengangkat tema, “Medsos Tuntutan Kehumasan di Era Digital”. Diskominfo Kendal di tahun 2017 ini sudah mendirikan Unit Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik (UP4 ) yang dikelola Media Center Dinas KOmunikasi dan Informatika Kabupaten Kendal.  Media Center ini yang akan mengelola laporan dari masyarakat melalui medsos resmi Pemkab Kendal, baik berupa keluhan atau masukan kepada pemkab yang selanjutnya akan ditanggapi juga lewat medsos resmi juga.

“Petugas Kehumasan harus mampu mengelola medsos, seperti facebook, twitter dan lainnya sebagai media untuk menyampaikan informasi program pemerintah kepada masyarakat,”katanya.

Pembinaan Bakohumas menghadirkan narasumber dari Diskominfo Provinsi Jateng, yaitu Dra Evi Culistyorini, MM (Kabid Informasi Komunikasi Publik) dan Mohamad Agung. Kedua narasumber menyampaikan materi tentang Pengelolaan Komunikasi Publik dalam Mendukung Smart City. Kegiatan ini diikuti 70 peserta perwakilan dari tiap-tiap OPD Kab Kendal.

Evi mengatakan, dalam tata kelola komunikasi, humas pemerintah harus merubah nindsetnya, di antaranya memperbaharui sistem manajemen informasi dan memperbaharui website (pusat informasi).  Selain itu, humas pemerintah harus menggunakan medis sosial untuk berkomunikasi dengan publik. “Untuk itu humas pemerintah harus berpartisipasi aktif dan kreatif mengelola informasi,”ujarnya.

BAGIKAN