Empat Sekolah Negeri di Kendal yang Terkena Jalan Tol ingin segera Pindah

Sekolah negeri di Kendal yang terkena jalan tol ingin segera pindah

0
627

Para siswa dan guru di sekolah yang terkena pembangunan jalan tol berharap segera bisa dipindahkan. Pasalnya, proses belajar mengajar menjadi terganggu dengan pembangunan jalan tol tersebut yang menimbulkan banyak debu dan suara bising. Seperti diakui oleh Titis, murid SD Negeri 2 Protomulyo Kaliwungu Selatan, tiap hari debu-debu masuk kelas, sehingga teman-temannya sering batuk-batuk. “Debunya masuk kelas, banyak teman-teman yang batuk,”katanya.

Demikian pula Sunartija, guru SD Negeri 2 Protomulyo mengatakan, pembangunan jalan tol yang berada di samping sekolah membuat kegiatan belajar mengajar terganggu. Dikatakan, hampir tiap minggu ada siswanya yang tidak masuk sekolah karena sakit batuk dan pernafasan. Sunartija berharap, gedung sekolah pengganti segera dibangun, supaya tidak mengontrak. “Kalau sampai mengontrak kan dua kali pindah, jadi tembah repot dan mengeluarkan banyak biaya,”ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab Kendal/ Agus Rivai melalui Kabid Pembinan SMP dan SD, Sri Bagus Darmoyo mengatakan,  ada 4 SD negeri dan 1 SMP negeri di Kab Kendal yang terkena pembangunan jalan tol. Kelima sekolah tersebut hingga kini belum pindah karena belum dibuatkan bangunan sekolah yang baru. Pihaknya berharap agar pihak PT Waskita selaku pelaksana proyek segera membangun gedung sekolah di tempat yang baru, karena di sekolah yang belum dibongkar itu, kondisinya tidak nyaman untuk belajar. “Kami sudah berkomunikasi dengan PT Waskita, bahwa lahan pengganti untuk gedung sekolah baru sudah disiapkan. Jadi, saat ini sedang dalam proses pembangunan gedung yang baru,”jelasnya.