Tidak dapat Anggaran di APBD Perubahan 2017, Persik Kendal tetap Jalan

Dana Persik Kendal tak bisa dianggarkan di APBD P 2017

0
366

Anggaran untuk Persik Kendal sekitar Rp 750 juta yang akan digunakan untuk melanjutkan kompetisi Liga 3 Nasional dipastikan tidak bisa dianggarkan melalui APBD Perubahan Tahun Anggaran 2017. Hal ini terungkap dalam Rapat Paripurna DPRD Kendal dengan agenda Kesepakatan bersama terhadap KUA-PPAS APBD Perubahan Tahun Anggaran 2017, Rabu 6 September 2017.

Terkait dengan tidak bisa dianggarkannya anggaran untuk Persik Kendal ini, Bupati Kendal dr Mirna Annisa mengatakan, akan bertanggung jawab sepenuhnya untuk mencukupi Persik Kendal. Rencananya akan melakukan penggalangan dana kepada pejabat-pejabat Pemkab Kendal dan anggota DPRD Kendal serta para pengusaha yang peduli dengan Persik Kendal. Selain itu akan mengupayakan melalui dana CSR di perusahaan-perusahaan. “Tidak bisa dianggarkan di APBD, bagiku ini bukan masalah, karena Kami dan dewan telah sepakat untuk mencukupi kebutuhan Persik Kendal. Sebagai Bupati, Saya yang bertanggung jawab sepenuhnya,”ucapnya.
Bupati Mirna mengatakan, telah mengetahui jika para suporter Persik Kendal juga akan melakukan penggalangan dana untuk Persik Kendal. Pasalnya beberapa suporter Persik Kendal telah menyampaikan rencana tersebut. Namun Bupati mengatakan, tetap tanggung terhadap kebutuhan Persik Kendal. “Saya ucapkan terima kasih kepada para suporter yang ingin membantu Persik Kendal, namun Sayalah sebagai ibu bertanggung jawab sepenuhnya,”tegasnya.
Ketua DPRD Kendal Prapto Utono mengatakan, di APBD Perubahan 2017 tidak bisa memasukkan anggaran untuk Persik Kendal, karena terbentur dengan regulasi. Pasalnya, dalam Perbup Nomor 42 Tahun 2017 tanggal 10 Agustus 2017, nomenklatur yang mengatur tentang dana pembinaan atlet tidak terkaver di renja atau RKPD, sehingga angka itu tidak bisa masuk, karena tidak ada payung hukumnya. “Karena terbentur persoalan regulasi atau tidak ada payung hukumnya, sehingga tidak bisa dianggarkan,”jelasnya.
Prapto Utono mengatakan, walaupun tidak bisa dianggarkan di APBD, namun secara umum akan bertanggungjwb sepenuhnya terhadap Persik Kendal. Dikatakan, pihak dewan bersama Bupati telah sepakat untuk mencarikan dana Persik Kendal. Prestasi Persik Kendal sebagai juara pertama Liga 3 Jateng merupakan kebanggaan masyarakat Kendal, sehingga harus didukung sepenuhnya. Rencananya pihak dewan bersama bupati, pejabat OPD dan masyarakat akan melakukan penggalangan dana. “Prinsipnya harus jalan terus. Jangan karena tidak ada anggaran di APBD terus semangatnya melemah. Kami bertanggungjwb untuk kelangsungan laga persik,”katanya.