Himpaudi Kendal Gelar HUT PAUD Nasional

Himpaudi Kendal gelar HUT PAUD Nasional

0
254

Guru PAUD yang tergabung dalam Himpaudi Jateng terus berjuang agar guru PAUD disetarakan sebagai pendidik formal. Pasalnya, sampai saat ini, pemerintah ternyata belum mengakui guru PAUD sebagai pendidik formal. Padahal guru PAUD juga telah dibekali dengan pendidikan mengajar sesuai yang ditetapkan pemerintah. Tuntutan ini disampaikan  Ketua Himpaudi Jateng, Dede Andriyanto dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Elisa pada acara peringatan HUT PAUD yang diadakan oleh Himpaudi Kab Kendal, Sabtu (9/9/2017) di Alun-alun Kendal.

“Pengabdian guru PAUD itu tidak kalah dengan pendidik formal, yaitu sama-sama mencerdaskan anak-anak bangsa. Mendidik anak-anak sebagai pewaris bangsa supaya menjadi anak-anak yang cerdas dan berkarakter,”ucapnya.

Dikatakan, karena pemerintah belum menyeterakan guru PAUD dengan pendidik formal, maka guru PAUD tidak dapat mengikuti sertifikasi seperti guru TK yang disetarakan sebagai pendidik formal. Padahal guru PAUD mempunya tugas yang sama sesuai Permendikbud, dan PAUD juga diakreditasi oleh pemerintah, sehingga seharusnya disamakan dengan pendidik formal. “Kesetaraan guru PAUD ini sangat penting, untuk itu Himpaudi terus berjuang menuju kesetaraan guru PAUD, dan mendorong kepada pemerintah agar meningkatkan mutu guru PAUD,”ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kendal dr Mirna Annisa dalam sambutan yang dibacakan Kasi PAUD pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kendal, Elvi Sahara mengatakan, bahwa Pemda Kendal sangat perhatian secara khusus terhadap anak-anak, yaitu dengan memperhatikan keberadaan PAUD. Menurutnya, pendidikan anak usia dini itu sangat penting, karena usia dini merupakan masa keemasan, sehingga harus dioptimalkan pelayanan pendidikan terhadap PAUD. “Karena itu, tingkatkan kemampuan guru-guru PAUD supaya menjadi pendidik yang profesional,”katanya.

Terkait dengan acara “Senam Bersama dan Jalan Sehat, Langkah Bersama menuju Kesetaraan Guru PAUD pada HUT PAUD ke-12 ini, menurut Bupati Mirna, merupakan moment untuk menumbuhkan kesadaran kesehatan masyarakat. Karena sehat itu mahal harganya, maka harus membiasakan pola hidup sehat, yang salah satunya dengan melakukan olahraga, seperti senam dan jalan sehat. “Tiap hari minimal 30 menit, supaya kolesterol terkurangi, sehingga tetap terjaga keehatannya. Jika tubuh sehat ddan tetap prima, sehingg bisa bekerja lebih produktif. Budayakan pola hidup sehat, karena akan menghasilkan SDM yang unggul dan berkualita,”jelasnya.

Ketua Himpaudi Kab Kendal, Wanda mengatakan di Kab Kendal ada sekitar 1.100 guru PAUD yang aktif di 385 PAUD. Sampai saat ini belum ada guru PAUD di Kab Kendal yang masuk sebagai pendidik formal. Dia berharap pemerintah pusat benar-benar memperhatikan guru PAUD. Terkait dengan tunjangan kesejahteraan bagi guru PAUD di Kab Kendal, Wanda mengatakan, baru ada tunjangan kesejahteraan dari Pemkab Kendal sebesar Rp 200 ribu per bulan. “Kalau dari APBN belum ada sama sekali, tapi kalau dari APBD sudah ada, tapi baru sekitar 60 persen guru PAUD yang mendapatkan,”katanya.