JPKP Jateng Prioritaskan Program Pemberdayaan Masyarakat

Raker DPW JPKP Kendal 2017

0
181
Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Jawa Tengah akan melakukan pemberdayaan masyarakat sebagai program prioritas. Hal ini disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah JPKP Jateng, Nurkholis, saat Rapat Kerja DPW Jateng pada Minggu (10/9/2017) di Gedung DPRD Kendal. Pemberdayaan masyarakat yang dilakukan yaitu menggerakan perekonomian rakyat sesuai dengan potensi yang bisa dikembangkan. Contohnya di bidang pertanian adalah, melakukan budiaya bibit serai, jahe gajah, dan sebagainya. “Mudah-mudahan dengan pemberdayaan masyarakat ini, kesejahteraan rakyat bisa meningkat,”harapnya.

Nurkholis mengatakan, untuk melaksanakan pemberdayaan masyarakat ini, JPKP tidak akan meminta bantuan pemerintah maupun bank. Tapi akan menggendeng pihak swasta sebagai mitra kerjanya. “Dananya tidak dari pemerintah atau perbankan, tapi ada vendor khusus yang bisa diajak kerja sama,”katanya.
Dikatakan, JPKP juga bermitra dengan pemerintah, yaitu apa yang ada di rakyat disampaikan ke pemerintah. Juga apapun dari pemerintah yang disalurkan kepada rakyat, maka JPKP akan mendidampingi. Tujuannya supaya programnya bisa berjalan dengan baik. Seandainya akan program pemerintah yang tidak berjalan dengan baik, maka akan mencari solusi supaya berjalan baik. “Kami tidak menjustis ini salah, tapi mencari solusi untuk perbaikan,”ucapnya.
Sementara itu Ketua DPD JPKP Kendal, Abdul Ghofur mengatakan, JPKP di Kendal dibentuk sejak tahun 2014. Beberapa program yang sudah dilakukan yaitu asistensi lanjut usia dan program rehab rumah tidak layak huni. “Kami mendampingi dan melakukan pengawasan program pembangunan sebagai kontro supaya programnya berjalan dengan baik,”ujarnya.
Raker DPW Jateng dihadiri Ketua DPP JPKP Pusat, Maret S Sueken dan beberapa pimpinan DPW dan DPD dari daerah lain. Ketua DPP JPKP Pusat, Maret Sueken mengatakan, JPKP Pusat akan menyerap program-program dari daerah-daerah untuk disampaikan kepada pemerintah pusat. “Dar hasil raker di DPW Jateng ini, bisa juga ada yang bisa diusulkan ke pusat, supaya menjadi program nasional,”katanya.
BAGIKAN