ANAK BINAAN RUMAH ZAKAT IKUTI PRAKTIK KEWIRAUSAHAAN

Anak-anak binaan Rumah Zakat Cepiring ikut pelatihan kewirausahaan

0
374

Rumah Zakat Desa Cepiring bekerjasama dengan Komunitas Kendal Crafter mengadakan pelatihan membuat kerajinan dari bahan kertas yang disebut dengan papercraft flowers. Kegiatan ini diikuti 21 peserta dari anak-anak SD dan SMP. Dengan bermodalkan kertas asturo, pensil, gunting dan lem tembak, para peserta membuat prakarya atau kerajian berbentuk aneka bunga untuk dinding maupun gantung.

Arina (11th), salah seorang peserta yang sekaligus anak binaan Rumah Zakat mengaku sangat senang mengikuti kegiatan tersebut.
“Saya sangat senang bisa membuat kerajinan dengan tangan saya sendiri. Jadi saya bisa menyalurkan bakat melalui kegiatan ini. Saya juga bisa berkreasi dengan semua fasilitas yang disediakan Rumah Zakat. Terima kasih Rumah Zakat sudah memfasilitasi kami,”ungkap Arina.

Hasil dari kerajinan yang mereka buat digunakan sebagai sample untuk dipromosikan kepada tetangga dan teman-temannya.

Anggoro Budi Arysanti sebagai relawan inspirasi Rumah Zakat Desa Cepiring mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan program Senyum Mandiri Desa Berdaya, yang bermanfaat untuk melatih kreatifitas dan jiwa wirausaha anak-anak khususnya binaan Rumah Zakat Desa Cepiring.

“Alhamdulillah Kami bisa bekerjasama dengan Komunitas Kendal Crafter untuk melatih anak-anak binaan dalam membuat kerajianan papercraft flowers, yang pada akhirnya dapat bermanfaat untuk mereka semua,”ujarnya.

Anggoro mengatakan, sebelumnya anak-anak juga dilatih untuk membuat kerajinan bros dari bahan-bahan sederhana menjadi barang yang bernilai dan dapat dijual.

“Anak-anak juga bisa membuat bros yang berbahan baku 2 ribu – 5 ribu rupiah, dapat menghasilkan bros yang bernilai 5 ribu sampai dengan 25 ribu rupiah. “ Dengan seperti itu, anak-anak kelak akan menjadi pribadi yang mandiri dan kreatif,”ungkap Anggoro.