Komunitas Kendal Mengajar Buka Pendaftaran Relawan Inspirasi

Komunitas Kendal Mengajar buka pendaftaran relawan inspirasi

0
123

Komunitas Kendal Mengajar membuka pendaftaran bagi Relawan  Inspirasi dan Relawan Dokumentator untuk mengisi acara Kelas Inspirasi Kendal yang akan digelar pada Hari Inspirasi tanggal 21 Oktober 2017. Acara Kelas Inspirasi Kendal merupakan event pertama dari Komunitas Kendal Mengajar yang akan diadakan di empat sekolah dasar (SD), yaitu SD Pekauman, SD Banyutowo, SD Kebondalem dan SD Tambakrejo Patebon. Pendaftaran relawan terakhir tanggal 25 September 2017.

Pengurus Kendal Mengajar, Ali Ashar mengatakan, untuk relawan inspirasi adalah tokoh atau orang yang telh sukses dalam bidang apa saja, sehingga syaratnya harus pengalaman kerja atau menggeluti di bidangnya minimal 2 tahun. Sedangkan relawan dokumentator syaratnya ahli di bidang fotografi atau videografi. “Siapa saja boleh mendaftar asal bersedia menjadi relawan yang tidak dibayar, bersedia cuti satu hari di Hari Inspirasi dan bersedia hadir di hari briefing dan refleksi,”jelasnya.
Ali mengatakan, para inspirator yang terpilih atau lolos seleksi akan mengisi acara Kelas Inspirasi untuk memberikan inspirasi kepada anak-anak sekolah dasar. Tujuannya agar anak-anak itu semangat dalam meraih cita-cita. Dikatakan, anak-anak dari berbagai latar belakang tentunya memiliki cita-cita yang berbeda-beda, untuk itu Komunitas Kendal Mengajar akan menghadirkan para inspirator yang akan berceritera tenteng perjuangannya meraih cita-cita, sehingga menjadi orang sukses. “Tujuannya untuk memberikan semangat kepada anak-anak supaya semangat dalam meraih cita-citanya. Anak dari keluarga apapun jika memiliki semangat dan rajin belajar, tentu bakal sukses meraih cita-citanya,”kata Ali.
Sementara itu, Nano, yang juga penggurus Komunitas Kendal Mengajar menambahkan, acara Kelas Inspirasi diagakan untuk memperingati Hari Inspirasi pada tanggal 21 Oktober 2017. Diakatakan, yang mendaftar sebagai relawan inspirasi sudah banyak, bukan hanya dari daerah Kendal, tapi banyak juga dari daerah lain, bahkan ada yang dari Jakarta. “Kami menerima pnedaftaran secara terbuka melalui media sosial, ternyata banyak yang antusias,”ujarnya.