Rapat Paripurna Jawaban Bupati terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi tentang RAPBD Kendal 2018

Rapat Paripurna Jawaban Bupati terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi tentang RAPBD Kendal 2018

0
511

DPRD Kendal, Selasa (17/10/2017) menggelar Rapat Paripuna dengan agenda Penyampaian Jawaban Bupati terhadap Pandangan Umum Fraksi – fraksi atas RAPBD Kabupaten Kendal Tahun Anggaran 2018. Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kendal, Sakdulah. Pada rapat tersebut, jawaban Bupati Kendal disampaikan oleh Sekda Kendal, Bambang Dwiono yang hanya membacakan sambutan tertulis Bupati Kendal dr Mirna Annisa yang berhalangan hadir.

Sambutan tertulis Bupati Kendal yang disampaikan oleh Sekda Kendal, di antaranya memuat hal – hal sebagai berikut :
1. Dalam mendasari RPJMD Kabupaten Kendal tahun 2016 – 2021 arah kebijakan tahun 2018 adalah “Kendal Bermartabat” yang menitik beratkan pada pembangunan Infrastruktur secara merata, sumber daya berkualitas dan berdaya saing, pendidikan manusia berkualitas dan kesehatan murah terjangkau dengan strategi sebagai berikut :
a. Strategi Bidang Kesehatan
– Meningkatkan kesehatan masyarakat melalui peningkatan rumah tangga berPHBS, pencegahan penyakit menular dan tidak menular, peningkatan kualitas lingkungan sehat dan peningkatan kualitas dan kuantitas sarana prasarana kesehatan.
– Meningkatkan pelayanan KB melalui peningkatan sarana dan prsarana pelayanan KB, peningkatan KIE serta peningkatan kapasitas KB
– Meningkatkan kader posyandu
– Menurunkan angka kemiskinan melalui sinkronisasi program dan kegiatan antar perangkat daerah dalam penanggulangan kemiskinan
b. Strategi Bidang Pendidikan
– Meningkatkan keterjangkauan pelayanan pendidikan
– Meningkatkan angka melanjutkan dari SMP sederajad melalui pemberian bantuan atau beasiswa untuk melanjutkan sekolah, penyadaran akan pentingnya pendidikan.
c. Strategi Bidang Infrastruktur
– Meningkatkan kualitas dan kuantitas jalan dan jembatan melalui pembangunan dan rehabiitasi jalan dan jembatan
– Meningkatkan kualitas jaringan irigasi melalui perbaikan jaringan irigasi rusak, rehabilitasi secara intensif dan peningkatan peran Paguyuban Petani Pemaakai Air dalam pemeliharaan saluran
– Menurunkan jumlah permukiman kumuh perkotaan melalui rahabilitasi rumah tidak layak huni bagi keluarga kurang mampu dan perbaikan kualitas lingkungan permukiman
meningkatkan kesadaran pelaku usaha dalam upaya mencegah dampak pencemaran lingkungan hidup melalui koordinasi, sosialisasi dan pengawasan secara intensif serta pemantauan mutu air, udara dan tanah.

2. Terkait penanganan TPA langkah – langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah adalah :
a. Bahwa saat ini TPA yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Kendal masih menggunakan sistem open dumping sehingga pengelolaan TPA belum memenuhi standard aturan yang berlaku. Saat ini sedang diupayakan rencana pembangunan TPA baru pada tahun 2018, penyelesaian kelengkapan persyaratan sedang diproses.
b. Untuk mengurangi sampah yang ada di TPA telah ditempuh langkah – langkah sebagai berikut :
1. Memberdayakan kelompok masyarakat dalam pengelolaan sampah lewat pembentukan Bank Sampah sehingga sampah terpilah dari sumbernya
2. Peingkatan peran Pemerintah Desa dalam mengatasi permasalahan sampah lewat pembentukan BUMDes sampah, penyediaan sarana prasarana pengolahan sampah (Tossa roda 3) yang dianggarkan melalui Dana Desa
3. Peningkatan kapasitas dan kualitas sarana persampahan
4. Sosialisasi pengelolaan sampah yang benar dan daur ulang sampah kepada masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Kendal, Sakdulah mengatakan, bahwa  tidak ada ketentuan yang mengatur, bahwa jawaban terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi harus disampaikan langsung oleh Bupati. Namun Sakdulah mengatakan, anggota dewan akan merasa senang, jika disampaikan langsung oleh Bupati. “Kami akan lebih senang jika disampaikan langsung oleh bupati,”ucapnya.