Dinkes Kendal Gelar Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional

Upacara Hari Kesehatan Nasional Kab Kendal 2017

0
789

Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal beserta jajaran kesehatan se-Kabupaten Kendal merayakan puncak Hari Kesehatan Nasional Ke-53,  Senin 13 Nopember 2017 dengan upacara di Stadion Utama Kendal dan pemberian hadiah dan penghargaan kepada para pengiat kesehatan di Kabupaten Kendal. Upacara dihadiri Wakil Bupati Kendal Masrur Masykur dan FORKOPINDA, Pimpinan OPD vertikal dan daerah, karyawan-karyawati, Organisasi Profesi dan Perguruan Tinggi Kesehatan di Kabupaten Kendal serta para penggiat kesehatan di berbagai bidang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal, dr. Sri Mulyani, Sp.A.,M.Kes mengatakan, peringatan hari kesehatan nasional ke-53 tahun 2017 ini bertema “Sehat Keluargaku Sehat Indonesaku. Serangkaian kegiatan telah dilakukan antara lain bhakti sosial berupa operasi katarak dan pemeriksaan IVA dan SADANIS secara gratis, jalan sehat, lomba tumpeng jajaran kesehatan, pemilihan petugas kKesehatan dan penggiat kesehatan terbaik, serta Deklarasi ODF tingkat kecamatan dan desa.

“Untuk bhakti sosial operasi latarak kerjasama Dinkes Kabupaten Kendal, Dinkes Provinsi Jawa Tengah dan RSUD dr. H. Soewondo Kendal berhasil menangani 12 pasien secara gratis, sedangkan untuk pemeriksaan Infeksi Visual Asetat/IVA untuk deteksi dini cancer servik dan Pemeriksaan Payudara Klinis/SADANIS  untuk deteksi dini cancer payudara diperoleh hasil sebagai berikut, IVA (+) = 25, IVA (-) = 0, Curiga Cancer = 1 orang, serta untuk SADANIS ditemukan benjolan pada 13 pasien, Curiga Cancer = 0 dan rujukan untuk melakukan kemoterapi = 0,”paparnya.

Terkait deklarasi ODF atau Open Defecation Free atau bebas buang air sembarang di tahun 2017 ini ada 2 Kecamatan dan 35 desa ODF, kecamatan yang sudah berhasil ODF adalah Kecamatan Ngampel dan Pegeruyung. Sehingga sampai dengan 2017 ini sudah ada sebanyak 76 (%) desa/kelurahan, 3 (10%) Puskesmas dan 2 (10%) Kecamatan yang sudah ODF.

Seiring program Indonesia sehat dengan pendekatan keluarga (PIS-PK) Hasil kunjungan rumah sementara untuk tahun 2017 ini baru mencakup sekitar 25% Keluarga di Kabupaten Kendal, dan rencananya akan dilanjutkan pada 2018 secara total cavarage. Hasil analisa hasil kunjungan rumah diperoleh status kesehatan warga Kendal Sebesar 27,54% Keluarga Sehat, 66,,74% Keluarga Pra Sehat dan hanya 5,72% termasuk Keluarga Tidak Sehat. Hal ini antara disebabkan kepemilikan dan akses jamban keluarga dan adanya anggota keluarga yang merokok, untuk itu Pemerintah Kabupaten Kendal bertekad melakukan langkah, yaitu,
1. Kepemilikan jamban 100% di tahun 2018 dengan memaksimalkan pemberdayaan masyarakat, didukung dengan penggunaan dana desa dan CSR perusahan yang ada di Kendal.
2. Berkenaan dengan perokok, Pemkab akan berusaha membuat regulasi berupa Peraturan Bupati dan bila perlu Peraturan Daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok atau PERDA KTR. Hal ini dikarena 1 saja anggota keluarga merokok dapat mempengaruhi status kesehatan keluarga. Selain itu, Perda tersebut ditujukan untuk menekan dan mengurangi jumlah perokok pemula usia 10-18 tahun dan memberi udara yang bersih dan sehat bagi warga bukan perokok.

Selain hal tersebut dr. Yani juga melakukan koreksi ke dalam dengan menjadikan momentum HKN ke-53 kali ini dapat dijadikan sarana  untuk meningkatkan kinerja jajaran yang dipimpinnya agar membantu pencapaian Kendal Permata Pantura sesuai visi-misi Bupati Kendal. Untuk itu jajaran harus tampil bersih dan rapi, baik bagi diri dan juga lingkungan tempat kerja sehingga bisa menjadi contoh bagi masyarakat. “Selama ini jajaran Kesehatan dan sarana pelayanan kesehatan di Kendal masih menjadi sasaran kritik sebagian besar masyarakat yang menilai pemberian pelayanan kurang baik, kurang ramah dan lingkungan terkesan kotor serta kurang tertata rapi. Untuk  itu butuh dukungan dan kerja sama untuk pembenahan dan perubahan yang lebih baik,”harapnya.