Desa Jerukgiling Kaliwungu Selatan Segera Buka Objek Wisata

Jembatan Glagah Desa Jerukgiling dicat pelangi

0
1443
Desa Jerukgiling, Kecamatan Kaliwungu Selatan sedang mempersiapkan untuk membuka tempat wisata. Rencana ini sesuai dengan RPJMD Jerukgiling yang akan mengembangkan desa wisata. Kepala Desa Jerukgiling, Abadi mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan tempat wisata seperti lokasi perkemahan modern dan wisata religi. “Di desa kami terdapat beberapa petilasan. Kami masih menelusuri petilasan tersebut dan akan kami kembangkan sebagai lokasi wisata,’’katanya.

Program desa wisata ini telah diawali dengan mengecat jembatan Glagah menjadi warna-warni atau seperti pelangi. Pengecatan bertujuan mempercantik desa sekaligus persiapan sebagai wisata. Kades Abadi mengatakan, rencana pengecatan jembatan yang membentang di atas Sungai Glagah tersebut, sudah digagas sekitar tiga tahun lalu, namun baru terealisasi tahun ini. ‘’Ide pengecatan merupakan usulan dari warga yang ingin mempercantik desa,’’ katanya, Senin (4/12/2017).
Anggaran untuk pengecatan bersumber dari Alokasi Dana Desa Penundaan Tahun 2016 sebesar Rp 18 juta. Pengecatan dilakukan pihak desa bersama warga. Desa melibatkan kurang lebih 10 warga untuk mengecat jembatan tersebut. ‘’Rencana kami beri nama jembatan pelangi. Ini sebagai pertanda jika warga memasuki Desa Jerukgiling,’’ jelasnya.
Jembatan yang menghubungkan Desa Sidomakmur dan Desa Jerukgiling dibangun sekitar tahun 1998. Jembatan ini sering direnovasi, sebab lantai jembatan selebar tiga meter tersebut terbuat dari kayu, sehingga mudah lapuk karena terkena pasir dan kerap kehujanan. ‘’Panjang jembatan sekitar 48 meter,’’ tuturnya.
Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) Jerukgiling, Aryadi, menerangkan, pengecatan jembatan sudah dilaksanakan sejak dua pekan silam. Kendala yang dihadapi yakni kerap hujan, sehingga pekerjaan tidak bisa optimal. ‘’Alhamdulillah beberapa hari terakhir cuaca cerah, sehingga pekerjaan bisa dikebut. Targetnya hari ini pengecatan selesai,’’ terangnya.