Anggota DPR RI Mujib Rohmat Beri Pendidikan dan Pelatihan Dasar Banser di Boja

Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Banser di Boja

0
347
Barisan Ansor Serbaguna (Banser) harus mulai sadar akan pentingnya ilmu. Sebab tugas Banser tidak hanya menjaga Kyai dan Ulama, tapi jauh lebih berat adalah menajaga keutuhan NKRI. Demikian dikatakan Anggota DPR RI Mujib Rohmat saat memberikan materi dalam  Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Banser di Boja. Menurut Mujib yang juga mantan Ketua PP GP Ansor (1990-1995), bekal ilmu menjadi penting untuk memahami ajaran Ahli Sunah Wal Jamaah (Aswaja). “Tujuan untuk mengajarkan dan menjaga Islam sebagai agama yang Rahmatal Lil Alamin, yakni Islam yang damai, yang toleran terhadap perbedaan,” katanya.

Mujib menyampaikan Banser sebagai bagian dari Ansor harus tegak lurus kebijakannya dengan yang dibuat Nahdatul Ulama (NU). Termasuk dalam hal sikap NU mengembangkan Islam Ahlusunnah Waljamaah (Aswaja). Termasuk Islam nya orang Nu adalah Islam yang cinta negara, cinta Indonesia, cinta tanah air. Sehingga bagi orang NU, cinta tanah air adalah bagian dari iman, Khubul Waton Minal Iman.
“Dalam sejarah, NU terlibat dalam memerdekakan NKRI dan merumuskan dasar-dasar negara. Bahkan dalam kepemimpinan pendiri NU Hasyim Asy’ari menyatakan melawan penjajah saat itu hukumnya Fardhu Ain,”jelasnya.
Lebih Lanjut Politisi Golkar itu menambahkan perjuangan NU tidak sampai memerdekakan NKRI, tapi juga merumuskan dasar negara yakni Pancasila. Bahwa Indonesia ini dibangun bukan berdasarkan agama Islam, tapi kebhinekaan.
“Sebagai banser, harus siap menjadi garda terdepan untuk membela NU dan Ulama NU serta negara. Selain itu membantu masyarakatr tanpa membeda-bedakan Sukur Ras dan Antar Golongan (SARA),” tambahnya.