LPAI Kendal Ajak Kumpul Anak-anak Punk Jalanan

LPAI Kendal sosialisasi anak punk

0
931

Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (PPAI) Kendal mengundang sekitar 30 anak punk jalanan di Kabupaten Kendal. Kegiatan yang diadakan di Tirtoarum Baru Kendal pada sabtu 913/1/2018) diisi dengan sosialisasi tentang HIV/AIDS, bahaya narkoba dan siraman rohani.

Ketua LPAI Kendal, Yohanna mengatakan, pada kegiatan perdana LPAI Kendal ini mengundang anak-anak punk jalanan bertujuan untuk memberikan pencerahan kepada anak-anak punk jalanan agar kembali ke jati dirinya dengan hidup normal berkumpul dengan keluarganya di rumah. “Kami ingin anak-anak itu memiliki cita-cita masa depan, untuk itu perlu dibina,”katanya.

Tentang penyakit HIV/AIDS, Bidan Mulyati menyampaikan tentang HIV/AIDS yang penularannya bisa melalui jarum suntik dan sex bebas. Aanak-anak punk juga diberitahu tentang kondisi penderita AIDS yang sangat mengerikan. “Jika tidak ingin terkena penyakit HIV/AIDS, maka jangan gant-ganti pasangan atau sex bebas dan menggunakan jarum suntik untuk dipakai bersama,”jelasnya.

Pembina LPAI Kendal, Hj Nur Hidayah Prapto Utono mengatakan, setelah mengumpulkan anak-anak punk jalanan, untuk selanjutnya akan terus dilakukan pembinaan. Bagi anak punk dari luar Kendal, maka akan dikembalikan ke daerah asalnya. “Setelah didata, nantinya akan dilakukan pembinaan dengan dan diajak bicara supaya hidupnya terarah dan tidak lagi hidup di jalan,”katanya.

Terkait dengan keberadaan LPAI Kendal, nantinya akan melakukan pendampingan terhadap anak-anak yang mengalami korban kekerasan. “Kami akan mendampingi anak-anak korban kekerasan sampai selesai proses di pengadilan. Tidak dipungut biaya sedikit pun.,”ujarnya.