SEKDA CEK JEMBATAN BAMBU REJOSARI – TUNGGULSARI NGAMPEL

Sekda Kendal cek jembatan bambu di Desa Tunggulsari Brangsong

0
217

Menyikapi aduan masyarakat di media sosial belum lama ini, Bupati Kendal dr Mirna Annisa memerintahkan Sekretaris Daerah Kendal, Moh Toha ST MSi mengecek kondisi jembatan bambu yang menghubungkan Desa Rejosari Kecamatan Ngampel dan Desa Tunggulsari Kecamatan Brangsong pada Selasa pagi (16/01). Dalam kunjungan mendadak tersebut Sekda didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Drs Muryono SH MPd, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataaan Ruang (DPUPR) Ir Sapto Setiawan, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Drs Sigit Sulistyo MM, Camat Ngampel Heru Purnomo RR SH MM dan Kepala Desa Rejosari Qomarudin Abbas.

Sekda menjumpai jembatan sudah dalam kondisi baru diperbaiki. Kepala Desa Rejosari Qomarudin Abbas menuturkan jembatan sudah diperbaiki oleh warga secara bergotong royong. “Dalam bulan Desember lalu saja jembatan ini sudah roboh dua kali, Kami memperbaiki sesuai kemampuan kami. Untuk setiap kali perbaikan dibutuhkan kurang lebih anggaran sebesar dua setengah juta belum termasuk tenaga dan tukang”.

“Kami berharap jembatan ini segera diperbaiki karena menjadi akses penghubung ke sekolah SMP dan dua pasar yaitu Pasar Magangan dan Pasar Talang. Jika jembatan ini roboh maka warga Desa Tunggulsari Kecamatan Brangsong harus memutar sejauh 10 kilometer,” tambahnya.

Merespon kondisi tersebut Sekda Moh Toha menyampaikan beberapa solusi alternatif. “Yang jelas jembatan ini menjadi prioritas kami. DPUPR akan segera mengecek apakah sudah dianggarkan dalam APBN oleh Kementerian PUPR karena pada tahun 2017 lalu jembatan ini sudah disurvey oleh Tim Pusat. Jika belum teranggarkan di APBN, perbaikan jembatan ini akan ditangani oleh BPBD melalui pos anggaran tidak terduga karena bencana alam banjir”.

Menurut Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Ir Sapto Setiawan, pihaknya akan segera mengecek ke pusat. “Selain jembatan ini, Tim dari Kementerian PUPR juga sudah mensurvey kemungkinan jembatan penghubung Wonosari – Pidodo dan jembatan penghubung Cipluk Barat dan Timur. Jembatan sepanjang kurang lebih 55 meter ini direncanakan akan diperbaiki dengan konstruksi jembatan gantung dengan lebar 1,8 meter,”katanya. (Fatkhurahman)