Polsek Limbangan Gerakkan Warga Kelola Sampah Rumah Tangga

Polsek Limbangan adakan Pelatihan Pengelolaan Sampah

0
125
Polsek Limbangan membuat gebrakan istimewa yaitu membantu pengelolaan sampah rumah tangga. Program ini diawali dengan mengadakan pelatihan pembuatan pupuk organik cair berbahan dasar limbah rumah tangga pada Selasa 15 Mei 2018. Dalam pelatihan yang pesertanya merupakan para perangkat desa se Kecamatan Limbangan itu menghadirkan para ahli pengolaan limbah rumah tangga.

Kapolsek Limbangan, AKP Ali Musofa mengatakan, pelatihan ini dilakukan untuk membantu para warga Limbangan untuk memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi pupuk cair. Untuk menggalakkan program pengolahan limbah rumah tangga itu, para anggota Babinkamtibmas Polsek Limbangan telah disekolahkan selama dua bulan untuk belajar ilmu pengelolahan limbah rumah tangga agar dapat memberikan contoh kepada para masyarakat. “Jika masyarakat dapat menggunakan pupuk cair ini untuk kebun dan pertanian, maka sangat membantu warga mendapatkan pupuk untuk kebutuhan tanamannya,”katanya.
Seorang pemateri acara itu, Anita mengatakan pengolahan limbah Rumah Tangga menjadi pupuk cair tidaklah sulit dan alat yang digunakan bisa dari barang tak terpakai. Dijelaskan, bahwa untuk membuat pupuk organik cari, caranya cukup memasukan limbah rumah tangga seperti daun-daunan, sampah sisa masak, kulit-kulit sayur dan lainnya ke dalam tong yang didalamnya diberi sekat yang terbuat dari plastik. Kemudian disemprot bio aktivator dan seminggu kemudian sudah menjadi pupuk cair.
“Untuk cairan bio aktivator juga dapat dibuat sendiri yang bahan dasar bisa diperoleh dari sekitar, seperti air kelapa, buah nanas, gula merah, air bekas cuci beras, dan bonggol pisang yang sebelumnya dihaluskan dan kemudian direbus,”jelasnya.
Program ini mendapat dukungan dari Camat Limbangan, Widodo yang ikut hadir dalam pelatihan tersebut. Ia pun berencana untuk menerapkan pengolahan limbah rumah tangga menjadi pupuk cair itu di tiap desa. Apalagi sebagian besar warga Kecamatan Limbangan bekerja di sektor pertanian. “Kegiatan ini sangat bagus, karena sangat membantu para petani untuk mencukupi kebutuhan pupuk tanamannya,”ujarya