Anak-anak Kampung Ragam Warna Mranggen Kaliwungu Belajar Buat Lukisan dari Sampah Plastik

Anak-anak Kampung Ragam Warna Mranggen Kaliwungu belajar membuat lukisan dari smpah plastik

0
67

Anak-anak di Kampung Ragam Warna Mranggen Desa Kutoharjo Kecamatan Kaliwungu belajar mengolah sampah plastik bekas makanan ringan untuk dijadikan lukisan menarik. Mereka dipandu seniman asal Jogjakarta. Hanya menggunakan alat pemanas berupa solder, sampah plastik bekas satu persatu ditempelkan mengikuti sketsa gambar yang telah dibuat sebelumnya. Corak warna-warni dari berbagai jenis plastik seakan membuat motif tersendiri hingga menjadi sebuah karya seni.

Seniman asal Jogjakarta, Iwan Wijono mengatakan, selama ini sampah plastik bekas minuman atau makanan ringan jika sudah tidak terpakai hanya dibuang begitu saja. Padahal sampah plastik tersebut ternyata bisa dijadikan seni lukisan beraneka warna. Dengan sedikit ketekunan dan ketelitian menggunakan alat pemanas berupa solder, sampah plastik bisa dibuat sebuah karya seni. “Yang penting kreatif, maka apa pun bisa dimanfaatkan, seperti sampah plastik ini,”katanya.

Sementara itu, pengagas kegiatan Anjar Widodo mengatakan, kegiatan ini bisa menjadi daya tarik tersendiri di Kampung Ragam Warna Mranggen Kaliwungu. Ia sengaja menghadirkan teman asal Jogjakarta untuk memberikan pelatihan dan mengajak anak-anak mengolah dan memanfaatkan barang bekas berupa sampah plastik menjadi seni karya yang memiliki nilai tinggi. Dia menambahkan, agar kampung ragam warna ini tak pernah sepi kegiatan, dirinya bersama seniman lainnya seperti Bandung, Jakarta, Surabaya bahkan Amerika Serikat untuk mengisi pelatihan workshop seni kepada masyarakat. “Kami selalu mengadakan kegiatan supaya Kampung Mranggean ini selalu hidup, sekaligus melatih anak-anak dengan keterampilan dan kesenian,”ujarnya.