Dokter Sulasih Maju Seleksi Dokter Teladan Tingkat Nasional

Dokter Sulasih maju seleksi Dokter Teladan tingkat nasional

0
33
Dokter Sulasih yang sekarang sebagai Kepala Puskesmas Pageruyung pada tanggal 15 Agustus mendatang akan mengikuti seleksi pemilihan Dokter Teladan tingkat nasional di Jakarta. Terpilihnya dr Sulasih yang mewakili Provinsi Jawa Tengah ini, kartena sebelumnya telah berhasil meraih juara pertama pemilihan Dokter Teladan di tingkat Kabupaten Kendal dan tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Dokter Sulasih mengatakan, pada seleksi pemilihan Dokter Teladan, dalam presentasinya, ia mengangkat tema Gerakan Gabungan Masyarakat dan Swasta Mandiri dalam Mewujudkan Masyarakat Bebas ODF. ODF adalah singkatan dari open defecation free atau bebas buang air besar sembarangan. Upaya yang dilakukan adalah membentuk arisan Jamban bagi warga. Selain itu, juga mengandeng pihak swasta atau perusahaan untuk bekerja sama membangun jamban warga. “Dengan arisan jamban, maka warga menjadi terbantu membuat jamban. Kemudian dari pihak swasta ada yang membantu semen untuk membuat jamban warga,”jelasnya.
Camat Pageruyung, Nurkholis mengatakan, melalui program arisan jamban yang digalakkan oleh Pueskesmas akhirnya membawa Kecamatan Pageruyung dinyatakan sebagai wilayah kecamatan pertama di Kabupaten Kendal yang bebas ODF pada akhir tahun 2017 lalu. Dengan demikian sudah tidak ada lagi warga yang buang air besar sembarangan. “Kerja sama semua pihak secara gotong-royong akhirnya berhasil membawa Kecamatan Pageruyung sebagai Kecamatan Bebas ODF,”ujarnya.
Saat ini di Kecamatan Pagurung mulai digalakkan program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Untuk menyukseskan Germas ini, pihak kecamatan bersama Puskesmas telah menggerakkan kader-kader yang ada di desa-desa untuk membantu melakukan sosialisasi kepada masyarakat.  Gerakan ini mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, yang meliputi kegiatan aktivitas fisik atau olahraga, konsumsi buah dan sayur, tidak merokok, memeriksakan kesehatan secara rutin, membersihkan lingkungan, dan menggunakan jamban.