HPPI Kendal akan Gelar Dialog Kebangsaan dan Kepemimpinan

Audiensi HPPI Kendal dengan Wabup Masrur Masykur

0
86
Himpunan Pemuda Pelajar Indonesia (HPPI) Kab Kendal akan mengadakan Dialog Kebangsaan, Pendidikan Karakter dan Kepemimpinan bagi Generasi Muda di Kab Kendal. Acaranya akan dilaksanakan pada 27 Oktober 2018 di Pendopo Kabupaten Kendal. Tema Dialog adalah Membangkitkan Semangat Nasionalisme, Wawasan Kebangsaan  dan Kepemimpinan bagi Generasi Muda sebagai Calon Pemimpin di Masa Depan.

Rencana kegiatan ini telah disampaikan dalam audiensi pengururs HPPI Kendal kepada Wakil Bupati Kendal Masrur Masykur di ruang kerjanya pada Rabu 12 September 2018. Pada audiensi tersebut, sekaligus untuk menyampaikan langsung kepada Wabup Masrur untuk menjadi narasumber pada acara yang ditargetkan akan dihadiri sekitar 500 peserta dari pengurus OSIS SMA-SMK dan BEM Perguruan Tinggi di Kab Kendal.
Ketua Umum HPPI Kendal, Muhammad Rafli mengatakan, tujuan kegiatan ini agar para pemuda mengetahui tentang bahaya radikalisme dan paham-paham dari luar yang tidak sesuai dengan budaya bangsa supaya. Harapannya agar para pemuda sebagai penerus bangsa tidak terjerumus terlibat dalam bahaya yang dapat membawa perpecahan bangsa.
“HPPI Kendal ingin memberikan kontribusi langsung untuk menanggulangi bahaya radikalisme supaya para pemuda bisa menjaga diri, termasuk masalah kenakalan remaja dan seks bebas,”katanya.
Pembina HPPI Kendal, Ariffianto yang ikut mendampingi saat audiensi mengatakan, latar belakang diadakannya Dialog Kebangsaan, karena runtuhnya nilai-nilai kebangsaan di kalangan pemuda saat ini mulai runtuh. Hal ini dilihat dari banyaknya pemuda yang tidak memahami sejarah bangsa sendiri. “Kami sering menanyakan langsung kepada anak-anak muda sekarang, ternyata banyak yang tidak paham dengan sejarah, bahkan ada yang tidak hafal Pancasila,”ujarnya.

Wakil Bupati Msrur Masykur atas nama Pemda Kendal mengucapkan terima kasih kepada HPPI Kendal Kendal yang akan mengadakan Dialog Kebangsaan. Namun Wabup berpesan agar HPPI tidak hanya mengadakan kegiatan dialog, tapi harus ada kelanjutannya supaya pembinaannya terus berjalan melalui program-program sesuai dengan konsep visi dan misinya. “Jangan hanya kegiatan dialog atau seminar saja, itu percuma, tapi harus ada kelanjutannya dengan kegiatan rutin yang disusun dalam program-programnya,”kata Wabup Masrur.