Bawaslu Kendal adakan Pendidikan Politik bagi Perempuan

Bawaslu Kendal adakan pendidikan politik bagi perempuan

0
332
Sebanyak 33 perwakilan organisasi dari Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kendal mengikuti giat Pembinaan Organisasi Kemasyarakatan bagi Kaum Perempuan di Gedung  Sekretariat Daerah Kendal, Selasa, (18/8/2018). Kegiatan yang diadakan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kendal itu mengambil tema yang diangkat “Peran Organisasi Kemasyarakatan dalam Mensukseskan Pemilu Serentak Tahun 2019.

Kordiv Hukum Bawaslu Kendal Arief Musthofifin menyampaikan bahwa kaum perempuan atau ibu-ibu bisa menjadi kunci Pemilu bersih berintegritas. Oleh karena itu perempuan perlu terlibat atau partisipatif dalam pengawasan Pemilu. “Bagi masyarakat Timur, petuah ibu itu keramat, sehingga akan dipatuhi,”katanya.
Arief menjelaskan bahwa jika ibu-ibu diarahkan untuk menasehati, khususnya keluarga, maka aturan Pemilu mungkin lebih dipatuhi. Arief mencontohkan bila membantu seseorang mencobloskan, lalu membocorkan pada orang lain apa yang dicoblos, maka diancam Pidana. Yaitu, kurungan satu tahun dan denda Rp 12 juta. “Sangat banyak ketentuan pidana Pemilu lainnya yang harus diketahui warga pada umumnya, maka ibu-ibu bisa sosialisasikan ini,” pintanya.
Sementara Ketua GOW Kendal Sri Purnama Rayahu mengingatkan pada peserta yang semua ibu-ibu tersebut agar menjadi pemilih cerdas. “Saya mengajak kaum perempuan berpartisipasi dalam Pemilu 2019. Jangan menjadi pemilih amplop,” katanya.
Sekda Kendal Moh Toha, mengatakan, Pemda senantiasa melaksanakan pendidikan politik. “Kami ingin warga Kendal sadar politik. Memilih pemimpin yang jujur dan sopan. Pemimpin yang peduli lingkungannya. Memikirkan aspirasi warga. Jangan sampai kita dipimpin orang yang tidak ‘nggenah’,”katanya.