RSUD dr Soewondo Kendal Terima Tagihan BPJS untuk Mei 2018

0
514
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soewondo pada 26 September 2018 telah menerima klaim pembayaran BPJS yang sempat tertunda. Humas RSUD dr. Sowondo Kendal, dr Muhammad Wibowo mengatakan, pembayaran yang sudah diterima melalui transfer dari BPJS pada tanggal 26 September 2018 adalah tagihan untuk bulan Mei 2018 sebesar Rp. 6,8 miliar untuk klaim pembayaran rawat jalan dan rawat inap.

“Untuk tagihan untuk bulan Juni 2018 sebesar Rp. 7,4 miliar masih dalam proses, namun yang sudah verifikasi sebesar Rp. 5,1 miliar,”kata dr Wibowo saat ditemui di Ruang Humas RSUD dr Soewondo, Sabtu (29/9/2018).
Dokter Wibowo juga mengatakan, untuk klaim BPJS bulan Juli 2018 baru diajukan ke BPJS dua hari yang lalu yang besarnya Rp. 8,2 miliar. “Yang bulan Juli baru proses verifikasi di Kantor Pelayanan BPJS Kendal,”katanya.
Dokter Bowo yang didampingi Bagian Keuangan RSUD dr Soewondo, Saifudin mengatakan, selain itu, untuk klaim obat kronis sejak Agustus 2017 hingga saat ini belum dibayar. Namun keterlambatan ini karena kendala sistem. Jika per bulan rata-rata sekitar Rp. 230 juta lebih, maka jika dikalikan 12 bulan, berarti total untuk klaim obat kronis sekitar Rp. 2,5 miliar. “Untuk klaim tagihan obat kronis belum, karena masih ada kendala sistem,”katanya.
Dikatakan, adanya keterlambatan pembayaran klaim BPJS ini tidak berpengaruh terhadap pelayanan terhadap pasien. “Untuk pelayanan, kami kan sudah berkomitmen untuk tetap melakukan yang terbaik,”katanya.
BAGIKAN