Wabup Masrur jadi Instruktur Upacara Hari Santri Nasional

Upacara Hari Santri Nasional ke-4 di Alun-alun Kendal

0
61

Wakil Bupati Kendal Masrur Masykur menjadi inspektur upacara Hari Santri Nasional ke-4 di Alun-alun Kendal, Senin (22/10/2018). Dalam sambutannya, meminta para santri untuk terus berjuang, membela dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia meski masa penjajaah telah usai. Penjajahan saat ini sudah berbeda pada penjajahan pada saat merebut kemerdekaan.

 

“Membela tanah air di era sekarang, para santri harus  melawan kebodohan, melawan kemiskinan, melawan narkoba dan melawan ideologi radikal yang bertentangan dengan Pancasila dan NKRI,” jelasnya

 

Masrur mengatakan bahwa hukumnya fardu a’in membela bangsa dan mempertahankan kemerdekaan tanah air bagi seluruh umat islam baik laki-laki, perempuan, tua maupun muda.
“Dalam islam sendiri mengajarkan bahwa cinta tanah air merupakan sebagian dari iman. maka dari itu mempertahankan kemerdekaan dan mengusir penjajah menjadi fardu ain bagi umat islam,” jelasnya

Lulusan Pondok Pesantren Gontor itu mengatakan bahwa penetapan Hari Santri Nasional ini tidak lepas dari namanya pidato Resolusi Jihad yang dikumandangkan oleh Hadratussyekh KH Hasyim Asyari dihadapan konsul-konsul di Nahdlatul Ulama sejawa Madura pada 22 Oktober 1945

 

“Ini bukti pengakuan dari negara terhadap perjuangan, perlawanan terhadap penjajah serta mempertahakan kemerdekaan yang dilakukan oleh para santri dan alim ulama,” jelasnya.

Ribuan santri / siswa dan pengasuh pondok pesantren berbagai daerah, pimpinan ormas islam, tokoh agama serta pimpinan OPD juga jajaran forkompimda mengikuti puncak upacara peringatan HSN ke 4 ini.