Calon Jamaah Haji harus Cek Kesehatan

0
37

Calon jamaah haji harus dalam kondisi fisik yang sehat. Pasalnya dalam pelaksanaan ibadah haji memerlukan kondisi fisik yang sehat supaya bisa menjalankan rukun-rukun haji dengan sempurna. Oleh karena itu bagi calon jamaah haji harus menjaga kondisi kesehatannnya. Hal ini disampaikan dr. Indro Purwoko dari Pusat Kesehatan Haji saat Sosialisasi Haji Sehat di Pendopo Kabupaten Kendal Selasa 6  November 2018.

“Selain cek kesehatan, juga harus latihan fisik sesuai kondisi di Arab, yaitu dengan jalan kaki sejauh 1,6 kilometer, rutin minimal seminggu dua kali, supaya kuat melakukan kegiatan ibadah haji yang memang membutuhkan fisik yang kuat,”katanya.

Dokter Indro selaku Kepala Bidang Pemberdayaan Sumber Daya dan Fasilitasi Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan RI mengatakan, sebelum ditetapkan sebagai calon jamaah haji yang diberangkatkan, maka akan dilakukan pemeriksaan kesehatan tahap pertama dan tahap kedua. Pemeriksaan kesehatan tahap pertama akan dijadwalkan pada tanggal 21 – 30 November 2018 yang dilakukan untuk mengecek kondisi gula darah, kolesterol, tekanan darah tinggi dan penyakit menular.  Sedangkan tes kesehatan tahap kedua akan dilakukan sekitar bulan April 2019. “Cek kesehatan ini sebagai antisipasi supaya kondisi tubuhnya baik, yaitu dengan mengikuti petunjuk dokter, entah menjaga makanan atau minuman obat supaya sembuh,” katanya.

Dikatakan, hasil tes kesehatan tahap kedua merupakan penentu ditetapkannya sebagai calon jamaah haji yang bisa diberangkatkan. Oleh karena semua anjuran yang diberikan oleh dokter sejak tes kesehatan pertama harus diperhatikan supaya kondisi kesehatannya baik. “Pada cek kesehatan kedua akan ditentukan kriteria, apakah masuk istitoah, istitoah bersyarat atau tidak istitoah,”jelasnya.
Sementara itu Muntoha dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal mengatakan, untuk pemeriksaan kesehatan calon jamaah haji bisa dilakukan di puskesmas  terdekat, dalam hal ini ada 30 puskesmas di Kabupaten Kendal. “Sekarang semua puskesmas di Kabupaten Kendal yang berjumlah 20 siap melayani pemeriksaan calon jamaah haji, sehingga bisa cek kesehatan di puskesmas terdekat,” katanya.
Dikatakan, pada tahun 2019, kuota calon jamaah haji untuk Kabupaten Kendal sebanyak 1.366 orang. “Ini sesuai data sementara dari Kemenag,”pungkasnya.
BAGIKAN