Dua Puskesmas dan Dua SMP Negeri di Kendal jadi Pilot Projek Puskesmas dan Sekolah Ramah Anak

Sosialisasi Puskesmas dan Sekolah Ramah Anak

0
32
Pemkab Kendal terus berupaya menjadi Kabupaten Layak Anak. Sampai saat ini Pemkab Kendal baru mendapatkan penghargaan dari pemerintah sebagai Kabupaten Layak Anak tingkat Pratama yang diraih di tahun 2017 dan 2018.
Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada DP2KBP2PA Kendal, Muhammad Mufid mengatakan, di tahun 2019 mendatang ditargetkan bisa mendapatkan penghargaan Kabupaten Layak Anak tingkat Madya. Upaya yang dilakukan adalah mewujudkan puskesmas ramah anak dan sekolah ramah anak. Diawali dengan mengadakan Sosialisasi Puskesmas dan Sekolah Ramah Anak yang dilakukan di ex Gedung Korpri Kendal, Kamis (08/11/2018). “Sosialisasi ini mengundang semua kepala puskesmas di Kabupaten Kendal dan sekolah yang dijadikan pilot projek sekolah ramah anak dengan menghadirkan narasumber dari Yayasan Setara Semarang,”jelasnya.
Mufid mengstakan, sebagai percontohan akan diterapkan di dua puskesmas yaitu Puskesmas Rowosari 2 dan Puskesmas Pageruyung, sedangkan untuk sekolah, akan diterapkan di SMP Negeri 2 Kendal dan SMP Negeri 1 Weleri. Beberapa waktu lalu, pihaknya telah mengajak dua sekolah dan dua puskesmas tersebut melakukan studi banding di puskesmas dan sekolah ramah anak. “Harapannya ya semua sekolah dan puskesmas itu ramah anak,”ucapnya.
Kepala SMP Negeri 2 Kendal, Supardi mengatakan, pihaknya segera mewujudkan  sekolah yang dipimpinnya menjadi sekolah ramah anak. Tahap pertama adalah mendapatkan SK dari pihak Disdikbud. Selanjutnya akan mengajak semua stake holder untuk mewujudkan sekolah ramah anak. Selain melibatkan semua guru, terutama guru Bimbingan Konseling dan pengurus OSIS, juga pihak lain, termasuk para alumni. “Kami sudah siap mewujudkan sekolah ramah anak, yaitu ramah dalam pembelajaran dan ramah dalam lingkungan,”katanya.
Fasilitator dari Yayasan Setara Semarang, Yuli Sulistiyanto berharap, tidak hanya dua sekolah dan dua puskesmas yang ramah anak, namun semua sekolah dan puskesmas bisa mewujudkan pelayanan yang ramah anak. Pasalnya, mewujudkan puskesmas dan sekolah ramah anak merupakan bagian pemenuhan hak anak. Yaitu hak anak untuk memperoleh  standar kehidupan yang layak agar bisa berkembang secara optimal, baik fisik, mental, spiritual, moral maupun sosial dengan baik, termasuk hak  anak untuk memperoleh pelayanan kesehatan serta jaminan sosial. Harapannya akan menjadikan anak yang sehat, cerdas, ceria dan berakhlak mulia jika hak-hak anak terpenuhi. “Yang paling penting adalah adanya komitmen dari semua pihak, karena pemenuhan hak anak itu merupakan kewajiban,”ujarnya.