Masyarakat jangan Tergiur Ajakan Investasi dengan Keuntungan Besar

Sosialisasi OJK tentang investasi ilegal

0
28
Masyarakat diminta untuk tidak mudah tergiur jika mendapatkan penawaran investasi dengan keuntungan yang besar. Pesan ini disampaikan Nur Satyo Kurniawan, Kabag Pengawasan Pasar Modal Kantor Regional II Jateng-DIY Otoritas Jasa Keuangan (OJK) saat Sosialisasi Otoritas Jasa Keuangan bertema Waspada Investasi Ilegal bagi Pelaku UMKM yang digelar di Adilla Resto, Rabu (07/11/2018).

“Masyarakat agar memahami jika ada yang menawarkan investasi bisa ditanya keabsahannya. Bisa juga menanyakan langsung ke OJK, BI, maupun institusi terkait.Tentunya bunga yang ditawarkan logis atau tidak,’’ katanya.
Nur Satyo menjelaskan, ciri investasi ilegal biasanya mudah memberikan iming-iming yang menggiurkan masyarakat. Pelaku investasi ilegal biasanya memberikan bunga yang sangat tinggi atau tidak masuk logika. Misalnya memberikan bunga lima persen perminggu. Bisa juga dengan sistem piramida yang mencari anggota.
“Ciri-ciri investasi ilegal bisa dilihat dari segi badan hukum seperti PT, yayasan, tetapi yang mereka dirikan badan hukum, bukan badan usaha. Badan usaha tersebut harus mempunyai izin untuk menghimpun dana,” terangnya.
Sosialisasi ini diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bekerja sama dengan Ikatan Alumni Al Fadllu wal Fadllilah (Ikaf) Kaliwung dan diikuti sekitar 300 santri dari berbagai daerah di Kabupaten Kendal.
Pengasuh Pondok Pesantren Al Fadllu wal Fadllilah Kaliwungu, Alamuddin Dimyati Rois mengatakan, pelaku invetasi bodong kerap memanfaatkan tokoh masyarakat maupun tokoh agama untuk menjaring investasi sebanyak-banyak. Oleh karena itu agar tidak mudah percaya dengan investasi yang memberikan iming-iming menggiurkan. “Misalnya ada badan usaha yang memberikan iming-iming menabung Rp 10 juta dengan bunga Rp 5 juta dalam waktu singkat, maka itu perlu dicurigai,” ujarnya.
Ia mengatakan, ’’ kata dia.