Audiensi Lembaga Assesment dengan Peserta Seleksi Calon Perangkat Desa Berjalan Cukup Tegang

Audiensi Lembaga penyelenggara CAT dengan peserta seleksi calon perangkat desa

0
158
Penjelasan yang diberikan Lembaga Assesment dari STIE Semarang terkait permasalahan pelaksanaan CAT kepada peserta seleksi calon perangkat desa pada audiensi yang difasilitasi DPRD Kendal, Rabu (28/11/2018) di Ruang Serbaguna DPRD Kendal tetap tidak memuaskan. Terutama penjelasan tentang tidak munculnya nilai CAT yang dialami oleh 4 peserta dari Desa Purwokerto Kecamatan Patebon.

Jefri Heridiansyah dari pihak STIE Semarang mengatakan, pihaknya sudah melaksanakan tugas penyelenggaraan CAT dengan baik dan sesuai aturan. Peralatan yang digunakan, seperti komputer dan server pun dalam kondisi baik dan tidak bermasalah.
“Peralatannya tidak bermasalah, buktinya pada pada sesi 2 dan 3 berjalan lancar dan tidak ada kendala. Dan pada sesi pertama pun yang nilainya tidak keluar hanya dialami 4 peserta. Tapi kami tidak mengatakan itu karena human error, oleh karena itu jika ingin mengetahui secara jelas, kami mempersilahkan datang langsung ke kampus untuk memelihat rekam jejak IT-nya,” kata Jefri.
Jefri pun mengatakan, pihaknya waktu itu siap mengadakan tes ulang bagi peserta yang nilainya tidak muncul, namun karena menurut TP3D, bahwa tes ulang tidak diatur dalam Perbup Nomor 51 Tahun 2017, maka tes ulang tidak bisa dilakukan. “Tes ulang ternyata tidak diperbolehkan, karena sesuai Perbup, sehingga tidak dilakukan,” katanya.
Ketua Komisi A DPRD Kendal, Solihin mengatakan, audiensi dilakukan atas adanya laporan dari beberapa peserta seleksi calon perangkat desa yang tidak puas dengan pelaksanaan CAT yang telah dilaksanakan pada 22 November lalu. Oleh karena itu DPRD Kendal mempertemukan pihak Lembaga Assesment untuk memberikan penjelasan kepada peserta seleksi calon perangkat desa tentang permasalahan yang dialami dalam pelaksanaan CAT.
“Dewan hanya memfasilitasi audiensi ini supaya permasalahan ini bisa selesai secara tuntas, termasuk jika ada yang tidak puas dengan penjelasan dan ingin melihat rekam jejak IT ke kampus pun, kami siap memfasilitasi,” katanya.
Audiensi yang dihadiri pimpinan dan Komisi A DPRD Kendal juga mengundang para camat, Bagian pemerintahan Setda Kendal dan panitia TP3D. Dalam audiensi, untuk LSP Pratama Semarang tidak banyak dibahas, karena permasalahannya tidak krusial, sementara untuk LPMP Provinsi Jawa Tengah tidak ada permasalahan.