BPBD Kendal Gelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana

BPBD Kendal gelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana

0
89

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal telah siap siaga menghadapi jika sewaktu-waktu terjadi bencana. Kesiapsiagaan ini dengan membuka posko selama 24 jam termasuk posko di masing-masing kecamatan. Hal ini disampaikan Kepala BPBD Kendal, Sigit Sulistyo usai Apel Kesiapsiagaan Bencana yang dilakukan di Alun-alun Kendal, Rabu (05/12/2018) pagi. Apel yang dibuka Wakil Bupati Kendal Masrur Masykur diikuti angota Satgas Bencana, relawan, dan instansi terkait, seperti Satpol PP, Linmas, Dinas Perhubungan, termasuk TNI, Polri, PMI, Orari dan RAPI.

“Sebelum apel pagi ini, kami telah menggelar rapat koordinasi dengan semua OPD terkait kesiapsiagaan bencana,” katanya.
Sigit mengatakan, untuk peralatan juga sudah disiapkan, seperti perahu, gergaji mesin, tenda darurat dan lainnya. Demikian pula para petugas dan relawan sudah disiapkan dengan memberikan pendalaman pelatihan penanganan bencana. Tahun ini BPBD Kendal sudah membangun Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalop) bantuan dari BNPB pusat.  “Jumlah petugas dan relawan yang tercatat di BPBD Kendal sekitar 600 orang,” katanya.
Wilayah Kendal yang meliputi pantura dan pegunungan, maka rawan terjadi bencana banjir maupun longsor. Sigit mengatakan, untuk wilayah rawan longsor berada di 8 kecamatan di wilayah atas, sedangkan wilayah rawan banjir berada di 14 kecamatan di wilayah bawah. Untuk itu kepada masyarakat  dihimbau agar selalu waspada dan segera melaporkan kejadian bencana melalui posko di masing-masing kecamatan. “Selain melaporkan melalui posko siaga di kecamatan juga bisa menyampaikan laporan melalui telpon BPBD Kendal ke nomor 388160. Juga mealui media sosial, sepeti facebook, twitter dan instagram,” ujarnya.
Wakil Bupati Kendal Masrur Maskur mengatakan, untuk kesiapan menghadapi bencana, tahun ini lebih siap dibanding tahun kemarin. Demikian pula untuk kelengkapan peralatan di tahun 2018 ini jauh lebih lengkap dibanding tahun sebelumnya. “Kalau untuk petugas atau tim sudah jalan terus sebelum memasuki musim hujan,” katanya.