Kaliwungu Dinilai paling Rawan Peredaran Narkoba

Pers rilis akhir tahun BNNK Kendal

0
249
Kecamatan Kaliwungu termasuk wilayah paling rawan terhadap peredaran narkoba di Kab Kendal. Hal ini dilihat dari kasus tertangkapnya pelaku pengedar narkoba di tahun 2018.

Kepala BNN Kendal AKBP Sharlyn Tjahaya Primer Arie mengatakan, selain Kaliwungu, daerah yang dianggap rawan peredaran narkoba adalah Kecamatan Boja, Weleri dan Kendal. Oleh karena itu, Sharlyn mengajak kepada seluruh masyarakat untuk ikut membantu BNN dengan memberikan laporan ke BNN, jika melihat tindak kejahanan narkoba. “Kami selaku meminta bantuan atau kerjasamanya dengan masyarakat untuk bersama-sama memberantas narkoba,” harapnya saat pers rilis akhir tahun BNNK Kendal, Jumat (28/12/2018).
Upaya untuk mencegah penyalahgunaan narkoba telah dilakukan oleh BNN yaitu dengan memberikan penyuluhan atau sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba kepada masyarakat melalui berbagai media, seperti radio, pamflet, spanduk, media cetak dan lainnya. “Jumlah diseminasi atau penyebaran informasi di tahun 2018 sebanyak 170.956 sebaran,” katanya.
Sharlyn menambahkan, selama tahun 2018, BNN Kendal berhasil mengungkap dua kasus penangkapan pelaku pengedar narkoba, yaitu kasus dengan pelaku R  di Kaliwungu dengan barang bukti shabu 0,087 gram dan kasus dengan pelaku Z dengan barang bukti shabu 0,0289 gram. Dengan mengungkap dua kasus berarti sudah melampaui target yang ditetapkan oleh BNNP Jateng. “Targetnya dalam satu tahun bisa mengungkap satu kasus,” pungkasnya.