Sebanyak 2.763 Atlet dan Official Ikuti Porsema XI tingkat Kabupaten Kendal

Pembukaan Porsema tingkat Kab Kendal 2019

0
1772

Sebanyak 2.763 atlet  dan official mengikuti Pekan Olahraga dan Seni Maarif (Porsema) tingkat Kab Kendal  untuk seluruh jenjang pendidikan MI, MTs/SMP dan MA/SMA/SMK.  Porsema yang  digelar selama tiga hari, mulai Kamis sampai Sabtu tanggal 24 – 26 Januari 2019 mempertandingkan 22 cabang lomba yang terdiri dari 9 cabang olahraga dan 13 cabang seni.

Ketua Panitia Porsema LP Maarif Kab Kendal/ Suciptono mengatakan, pada Porsema ke11 ini memperebutkan 75 kejuaraan yang terdiri dari 19 kejuaraan untuk  jenjang pendidikan MI, 28 kejuaraan untuk jenjang MTs/SMP dan 28 kejuaraan untuk jenjang  MA/SMA/SMK. Kegiatan Porsema ini juga untuk seleksi peserta yang akan mewakili LP Maarif Kab Kendal pada Porsema tingkat Provinsi Jawa Tenghan tahun 2019 yang akan digelar di Temangung.  “Untuk SMA/SMK/MA dan SMP/MTs ini mewakili sekolah atau madrasah, sedangkan yang MI ini mewakili kecamatan masing-masing yang sudah diseleksi di kecamatan masing-masing,” kata Cipto usai Pembukaan Porsema di Alun-alun Kendal, Kamis (24/1/2019).
Cipto menjelaskan, bahwa peserta Porsema bukan dari siswa kelas 6, 9 dan 12, karena setelah ini akan dilanjutkan pada  Porsema tingkat Provinsi dan diteruskan Porsema tingkat nasional. Beberapa cabang yang menjadi andalan di antaranya bola voli, kaligrafi, karaoke Qasidah yang pada Porsema lalu meraih juara pertama tingkat Jateng.  “Pada Porsema tingkat nasional tahun lalu, Jawa Tengah sebagai juara umum dan dari Kendal ada yang berhasil meraih juara 3 untuk cabang MTQ putri yitu dari MTs NU 06 Pegandon,” jelasnya.
Sementara itu Ketua LP Maarif Kab Kendal, Ibnu Darmawan mengatakan, bahwa Porsema merupakan bagian dari proses pembelajaran. Pada Kurikulum 2013 lebih banyak mmenuntut pendidikan karakter. yang menuntut untuk proses belajarnya tidak hanya di dalam kelas, tapi juga di luar kelas. Porsema merupakan proses belajar di luar kelas yang lebih banyak untuk mengembangkan nilai-nilai karakter anak, jiwa sportivitas, jiwa disiplin, tertib dan untuk memiliki daya saing yang tinggi.
“Di era global ini lebih banyak diharapkan anak-anak yang mempunyai kemandirian, tingkat kompetensi yang tinggi, mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain yang sekarang sudah banyak yang masuk ke Indonesia. NU membangun generasi muda melalui pembangunan karakter anak-anak NU melalui kegiatan Porsema,” ujarnya.
Pembukaan Porsema dihadiri Bupati Kendal Mirna Annisa, Wakil Bupati Kendal Masrur Masykur dan anggota Forkopimda Kendal. Juga dihadiri Ketua LP Maarif Pusat Arifin Junaedi yang diberi kehormatan sebagai inspektur upacara. Diramaikan oleh grup paduan suara, marching band dan atraksi pencak silat dari Pagar Nusa.