Bupati Mirna Kecam Keras Teror Pembakaran Mobil

0
2055

Bupati Kendal Mirna Annisa mengutuk keras atas tindakan teror pembakaran mobil yang terjadi di beberapa lokasi, khusnya di wilayah Kabupaten Kendal. Setidaknya ada lima kejadian pembakaran mobil di Kabupaten Kendal sejak pertengahan Desember 2018 lalu. Kejadian terakhir pada Selasa (5/2/2019) sekitar pukul 05.00 WIB di Jalan Nusa Indah Desa Karangayu Kecamatan Cepiring.

Atas kejadian ini Bupati Mirna mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga aset milik masing-masing, terutama mobil dan sepeda motor agar diparkir di tempat yang tertutup, sehingga aman atau tidak bisa terjangkau oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Kepada masyarakat juga diimbau untuk mengaktifkan siskamling. Selain itu di setiap perkampungan agar dibuatkan portal atau pintu dibuat satu pintu untuk keluar masuk warga.
“Kepada ketua RT agar mendata dan mengawasi tempat-tempat kos, dan kepada warga harus melaporkan kepada RT jika ada tamu yang bermalam di rumah. Kemudian kepada penjaga masjid atau musholla supaya mengawasi jika ada orang yang tidur di masjid,” katanya, Selasa (5/2/2019) saat dihubungi melalui handphone.
Bupati Mirna juga mengimbau kepada masyarakat untuk ikut menjadi lingkungan supaya tetap aman dan kondusif. Apalagi pada masa menjelang Pemilu tahun ini, agar ikut menyukseskan supaya pemilu berjalan lancar, aman dan damai. “Mari bersama-sama menjaga situasi agar tetap kondusif, sehingga pemilu benar-benar demokrasi,” ajaknya.
Menyikapi kejadian itu Kapolres Kendal, AKBP Hamka Mappaita telah menurunkan anggotanya untuk lebih aktif lagi meningkatkan patroli di lingkungan masyarakat. Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat untuk mengaktifkan siskamling dan tidak memarkir kendaraan di depan rumah atau di tepi jalan, tapi diparkir di garasi yang tertutup.
“Untuk saat ini dibalik, anggota yang bertugas di malam hari jumlahnya lebih banyak dari yang bertugas di siang hari,” katanya.